Minggu, 11 November 2012

Nasihat Seorang Arab pada Putranya, (nasehat alm. ustzh yoyoh yusroh kepada anak2nya lewat email)


still, di tengah kemelut bersama KP(red: foto kopian Kuliah Pakar) karena besok mau ujian, masih ku sempatkan untuk mencari kutipan kutipan berhikmah untuk refresh otak dan pelunak hati. Dan akhirnya dapatlah artikel menarik dari Note salah seorang junior ku, Nurul Aini Yudita _jundullah Insya ALLAH..


Nasihat Seorang Arab kepada Putranya


Wahai Putraku...

Agar engkau menjadi seorang raja yang berwibawa di hadapan manusia...

Janganlah berbicara dalam berbagai urusan, kecuali setelah mengecek kebenaran sumbernya

Dan jika seseorang datang membawa berita, cari bukti kebenarannya sebelum dengan berani engkau berbicara


Hati-hati dengan isu...

Jangan percayai setiap yang dikatakan, jangan pula percaya sesuatu yang setengah engkau lihat

Dan jika engkau mendapatkan cobaan berupa seseorang musuh...

Hadapi dengan berbuat baik kepadanya...

Tolak dengan cara yang lebih baik, niscaya permusuhan itu berubah menjadi cinta kasih


Jika engkau hendak mengungkap kejujuran orang, ajaklah ia pergi bersama...

dalam bepergian itu, jati diri manusia terungkap... penampilan lahiriahnya akan luntur dan jati dirinya akan tersingkap!

Dan "bepergian itu disebut safar karena berfungsi mengungkap yang tertutup, mengungkap akhlak dan tabiat!"


Jika engkau diserang banyak orang sementara engkau berada di atas kebenaran, atau jika engkau diserang dengan kritikan-kritikan buruk...

bergembiralah..., sebab mereka sebenarnya sedang berkata, "Engkau orang yang sukses dan berpengaruh", sebab, anjing yang mati tidak akan ditendang, dan tidak dilempar kecuali pohon yang berbuah


Wahai putraku...

Jika engkau hendak mengkritik, biasakan untuk melihat dengan mata tawon lebah...

dan jangan memandang orang lain dengan mata lalat, sebab engkau akan terjatuh kepada perkara yang busuk!


Bangunlah lebih awal...

sebab keberkahan ada di pagi hari, dan saya khawatir kamu kehilangan kesempatan mendapatkan rezeki Allah yang Maha Penyayang disebabkan engkau begadang di malam hari, sehingga tidak bisa bangun pagi!


Akan aku ceritakan kepadamu kisah seekor kambing dan serigala, supaya engkau aman dari orang yang berbuat makar

Dan saat seseorang memberikan tsiqahnya kepadamu, jangan sampai engkau mengkhianatinya!


Akan aku ajak engkau ke sarang singa...

akan aku ajarkan bahwa singa itu tidak menjadi raja hutan dikarenakan aumannya!

Akan tetapi, karena ia berjiwa tinggi! Tidak mau memakan hasil buruan binatang lain...

jangan mencuri jerih payah orang lain...

sebab engkau menjadi keji!


Akan aku ajak engkau menemui bunglon...

Agar engkau menyaksikan sendiri tipu dayanya!

Bunglon mengubah warna dirinya sesuai dengan tempat ia berada...

Agar engkau mengetahui bahwa yang seperti bunglon itu banyak...

Dan berulang-ulang! Dan bahwasannya ada orang-orang munafik...

banyak pula manusia yang berganti-ganti pakaian...

dan berlindung di balik alasan "ingin berbuat baik".


Wahai putraku...

Biasakan engkau bersyukur kepada Allah!

Cukuplah menjadi alasan untuk bersyukur pula pada manusia...

Sebab Allah Swt. akan menambah orang-orang bersyukur dan manusia senang saat mendapati seseorang yang diberi sesuatu lalu orang itu menghargainya!


Wahai putraku...

Ketahuilah bahwa sifat utama yang paling agung dalam kehidupan ini adalah sifat jujur!

Dan bahwasannya kebohongan, meskipun tampak memberi keselamatan, namun jujur lebih berakhlak bagimu!

Dan bagi orang sepertimu!


Wahai putraku...

Persiapkanlah alternatif untuk segala urusan... agar engkau tidak membuka jalan kehinaan!

Manfaatkan segala peluang... sebab peluang yang datang sekarang... bisa jadi tidak akan berulang!


Jangan berkeluh kesah...

aku harap engkau optimis... siap menghadapi kehidupan...

Jauhilah orang-orang yang putus asa dan pesimis, lari dari mereka!

Dan jangan sampai engkau duduk dengan seseorang yang selalu memandang sial kepada segala hal!


Jangan bergembira saat melihat orang lain terkena musibah...

Jangan pula menghina orang karena postur atau penampilannya...

Sebab dia tidak menciptakan dirinya...

Dan saat engkau menghina orang lain, pada hakikatnya engkau menghina ciptaan dari Dzat Yang Maha Mencipta dan membuat bentuk rupa...


Jangan membuka aib orang, sebab Allah akan membuka aibmu di rumahmu...

Sebab Allah lah Dzat Yang Menutupi dan mencintai orang yang menutupi!


Jangan menzalimi siapapun...

Dan jika engkau hendak menzalimi dan engkau merasa mampu menzalimi, ingatlah bahwa Allah Swt. lebih mampu!


Jika engkau merasa hatimu mengeras, usaplah kepala anak yatim...

Engkau akan terheran-heran... Bagaimana usapan itu dapat menghilangkan rasa keras hati dari hatimu, seakan hatimu menjadi pecah dan melunak!


Jangan mendebat dalam perdebatan, kedua pihak merugi..

Kalau kita yang kalah, kita merugi telah kehilangan kebesaran kita. Dan jika menang, kita juga merugi, karena kita telah kehilangan orang lain yang menjadi lawan debat kita...

Semua kita kalah... Baik yang merasa menang dan yang merasa belum menang!


Jangan memonopoli pendapat...

Yang bagus adalah engkau mempengaruhi dan dipengaruhi!

Hanya saja, jangan larut dalam pendapat banyak orang... Dan jika engkau merasa bahwa pendapatmu benar, tegarlah dan jangan terpengaruh!


Wahai putraku...

Engkau dapat mengubah keyakinan orang... dan menguasai hati mereka tanpa engkau sadari!

Bukan dengan sihir, bukan pula dengan jampi... namun, dengan senyumanmu... dan kosa katamu yang lembut... dengan keduanya, engkau dapat menyihir!

Oleh karena itu, tersenyumlah...

Mahasuci Allah yang telah menjadikan senyuman sebagai ibadah dalam agama kita, dan kita mendapatkan pahala darinya!

Jika engkau tidak menemukan orang yang tersenyum kepadamu, tersenyumlah engkau kepadanya!

Jika bibirmu terbuka karena senyuman, hati akan cepat juga terbuka untuk mengekspresikan isinya...


Jika orang meragukan, bela dirimu... Jelaskan! Dan beri keterangan pembenarannya!


Jangan suka nimbrung dan mengenduskan hidungmu dalam segala urusan...

Jangan pula ikut-ikutan, berposisi bersama banyak orang saat mereka bersikap!


Wahai putraku...

Jangan bersedih terhadap apa yang terjadi dalam kehidupan!

Sebab kita tidak diciptakan kecuali untuk diuji dan diberi cobaan... sehingga Allah melihat kita... Adakah kita bersabar?

Karena itu, santai saja... Jangan keruh hati! Yakinlah bahwa jalan keluar dekat...

"Jika mendung semakin hitam, pertanda, sebentar lagi hujan!"


Jangan meratapi masa lalu, cukuplah bahwa ia telah berlalu...

Tataplah hari esok, persiapkan diri, dan singsingkan lengan baju untuk menghadapinya!


Jadilah orang yang mulia... berbanggalah dengan dirimu!

Sebagaimana engkau melihat dirimu, begitulah orang lain akan melihat...

Jangan sekali-kali meremehkan dirimu!

Sebab engkau menjadi besar saat engkau ingin besar...

hanya engkau saja yang memutuskan ia menjadi kecil...


Semoga Bermanfaat

Mustika_jundullah , yang terus belajar , Insya ALLAH

Padang, Disudut kamar Wisma Saniya 26 Dzulhijjah 1433 H

sumber : Nurul Aini Yudita's Note facebook
gambar ilustrasi : http://kesehatan.kompasiana.com

Sabtu, 10 November 2012

Sungai, Danau,dan Bergerak



sambil berkutat dengan KP karena senin ini insyaALLAH akan Ujian BLOK 3.2, akhirnya aku kembali lagi menulis setelah vakum karena pulang kampung, jadi mungkin agak sedikit resume kejadian yang cukup berhikmah,

ya, ketika aku sedang duduk-duduk dengan ayah ku di ruang tamu rumah, ditemani dengan kudapan gorengan yang dibuat oleh mamaku tercinta. Waktu itu, aku sedang bermain teka-teki, bercanda, dan bercerita dengan ayah dan mama ku, lalu sampailah pandangan mata ku ke dispenser di rumahku, yang galonnya bertuliskan A*****S (agak segan menyebutkan merek).Air minum ini dalam kemasan ini sangat terkenal di Jambi, kira kira hampir sama lah dengan S*S nya di Padang (bagi yang pernahtu  tinggal di jambi   dan di padang mungkin tau). 

Inti cerita sore itu tentunya bukan tentang merek-merek air minum kemasan, melainkan sumber air minum tersebut. AIR A*****S itu berasal dari sungai terpanjang di sumatra, yaitu sungai Batanghari. 

Yang menjadi diskusi ku dengan ayahku sore itu , kenapa harus sungai Batanghari?

Bagi orang jambi pasti tahu, sungai batanghari bukanlah sungai yang jernih. Tapi iya, sungai ini punya aliran yang nampak tenang, padahal deras. Lalu, sebagai perbandingan, danau Sipin, salah satu danau di dekat rumahku. Danaunya cukup luas, (jika dibandingkan dengan kolam Tepian Ratu) tapi tidak luas juga sih (kalau dibandingkan dengan Danau Maninjau dan Danau Singkarak di Sumbar). Tapi point nya adalah, danau ini punya air yang terlihat jernih, dengan akar-akar eceng gondok nya terlihat di permukaannya (karena jernihnya) tapi, tidak mengalir. (eceng gondok aja betah tumbuh disitu :) ).

Pertanyaannya adalah, kenapa air sungai Batanghari yang di pakai untuk sumber air Minum kemasan itu, bukan air Danau Sipin atau danau yang lain yang notabene terlihat lebih jernih?

Ayahku mengatakan bahwa, Air yang lebih mengalir itu walau kelihatannya tampak tidak bersih, tapi itu jauh lebih baik dari pada air Danau yang tidak mengalir. Air mengalir, kalau pun kotor, sejatinya itu tidak bertahan  lama karena akan segera tersapu dari alirannya, Sedangkan air yang tidak mengalir itu akan menyimpan kotoran dalam dirinya dan kotoran itu tetap mengendap dan tidak mengalir kemana mana, tetap disitu saja, terakumulasi menanti untuk terganti.

Aku tercenung, saraf optikus ku kembali menatap galon itu, lalu aku berfikir, ya... terlepas dari ilmiah atau tidak apa yang di jelaskan oleh ayahku itu, aku percaya, bergerak itu memang lebih baik dari hanya berdiam diri.


bukankah untuk melanjutkan hidup kita harus bergerak. 
bukankah untuk melakukan perubahan yang lebih baik kita harus bergerak
bahkan, bukankah planet-planet harus terus bergerak agar tidak lari dari orbitnya dan terjatuh ke bintang yang menjadi pusat orbitnya?

mungkinkan perjuangan dilakukan oleh orang - orang yang berdiam diri?
bahkan untuk menjadi penghuni syurga pun kita mesti bergerak.


"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar."(QS Ali Imran :142)


semoga bisa diambil hikmahnya


Padang, 25 Dzulhijjah 1433 H 


Wisma Saniya
Mustika_jundullah




Minggu, 21 Oktober 2012

akhirnya muncul lagi

assalamualaikum wr wb....


setelah sekian lama tidak muncul , alias tidak di update (karena lupa paswordnya, akhirnya blog ini bisa di buka, dan ana niatkan untuk di aktifkan lagi untuk suatu yang lebih bermanfaat, hehehehe.......
#ingin memanfaatkan segala wasilah halal yang ada.

Kamis, 10 November 2011

ingin cepat terjaga....

sadar tapi tak terjaga............

terlalu banyak yang terlupakan , memang, sifak dasar dari manusia adalah salah satunya PELUPA.
tapi satu hal yang ku sadari adalah... terlupa untuk sadar....

sadar akan terlalu banyak hal hal yang di permisifkan,
sadar akan terlalu banyak yang di abaikan...
sadar akan terlalu banyak yang lupa terhitung.

jangan jangan... terlalu banyak yang kita LUPAKAN ...dan tidak DISADARI, membuat kita jadi  TERLUPAKAN.....

berada lepas dari fase denial >>> mungkin itu yang kusebut sebagai keadaan ku saat ini....
tapi, kuhitung hitung.... terlalu banyak retak ku di banding lem nya...

waALLAHU a'lam bi Shawab...
aku tidak tahu,,, apakah yang terjadi ini adalah rahmat atau ujian, cobaan, atau murkaan, tapi hanya berhuznuzhan lah yang bisa di lakukan......

Semoga ALLAH selalu menegur kita akan kesalahan kesalahan kita, dengan menyegerakannya di dunia...--> karena itu tanda Cinta nya ALLAH yang senantiasa perhatian pada kita,,

Namun jika , hidup kita aman, tentram saja dengan kesalahan kesalahan kita yang bejubel,,--> mulai lah bertanya tanya.... apakah kita masih patut untuk di Cinta Nya? atau kah kita sudah menjadi orang orang yang tidak di perhatikan oleh karena jauhnya kita terhadap Nya....

----------------------------------

di tengah malam, di bulan purnama Dzulhijjah, di sebuh kamar, yang meminjam tanah ALLAH sebagai lantainya.....
Padang, 15 Dzulhijjah 1432 H

Mumuz_Jundullah_Amin

Rabu, 05 Oktober 2011

penipuan lewat sms.... makin pinter aja orang cari jalan ke neraka...ckckck


Hati-Hati Penipuan Baru Berkedok Pencurian Pulsa

Kalau anda sering menonton televisi yang menjanjikan Game murah yang hanya dikenakan biaya Rp. 1000, sebaiknya jangan anda ikuti. Karena akan menyedot pulsa anda. Format mereka menarik perhatian Korban adalah dengan cara menekan *554*1# nah katanya dengan menekan tombol tersebut anda akan mendapatkan sebuah game atau ringtone dengan harga murah. Tapi tahu kah anda, anda baru saja berlangganan sebuah layanan iklan. Dan jika anda perhatikan di akhir iklan akan tertera kalimat : Jika ingin berhenti ketik Unreg Game. Jadi jelas kalau kode *554*1 # itu hanya akal2an penyedia konten game.
Tapi aksi seperti ini masih bisa kita hentikan, nah kini aksi pencurian pulsa makin parah, mereka tidak melalui Iklan di TV tetapi melalui SMS yang dikirim secara massal ke korban, beginilah aksi mereka, Jika anda menerima sms spt ini atau mirip seperti ini :
“Tolong uangnya
Di transfer sekarang
Aja ke bank BNI:
022-741-3681.
A/n FRISKA ANANDA, sms
Saja kalau sudah di
Transfer, trimksi…“
Seakan-akan sms nyasar biasa,
Tapi :
JANGAN BALAS SMS BALIK…!!!!
Jika membalas sms tersebut (dengan memaki atau berkomentar), anda dikenakan premium charge! Rp 2000/. Itu adalah Software baru utk menyedot Pulsa kita tanpa kita harus sms REG atau dengan seperti kode diatas yg dikonfirmasi balik.
Sekali nomer HP kita sudah dilock maka selanjutnya pulsa kita akan disedot terus dengan sms lagi tanpa perlu kita membalas sms nya.
Dan fatalnya kita tidak bisa melakukan UNREG seperti SMS Premium yang resmi.
Jadi kita harus Hati hati dengan kejahatan ini, susah dilacak!
Silahkan COPAS artikel ini dan forward ke teman, kerabat atau bahkan saudara anda, agar tidak ada lagi Korban. Semoga bermanfaat.
http://supriatno.blogdetik.com/index.php/2011/09/26/hati-hati-penipuan-baru-berkedok-pencurian-pulsa/?query-string
source : 

Rabu, 07 September 2011

p.u.s.i.n.g


Aku kayaknya gak sanggunp (tapi harus sanggup)

Mau tak mau harus wajib kudu sanggup….

Apa apa an ini….


Apa????



Jangan stres ya bacanya….

Tu kan…. Tenang…. Hanya orang orang stres yang bulis kayak gini…..




Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa pusing….

Selasa, 28 Juni 2011

Isra' Mi'raj

Wah... gak kerasa udah 27 rajab aja nih..... n writting passion aq udah mulai muncul lagi...hehehe
..btw..
kalo ngomongin 27 Rajab, apa yang di ingat coba?
Jangan-jangan yang di inget cuma Tanggal Merah aja...
wah parah ni.... pa lagi yang rawan itu Mahasiswa,,,, tau nya Libur.... soalnya di kampus dan jarang ada perayaan perayaan hari besar Islam.....
ck ck ck.....
Kalau saya...yang pertama teringat waktu kecil, zaman-zaman rebana an di mesjid... lagunya
27 Rajab Nabi Muhammad Isra' dari Masjidil Haram... Ke Masjidil Aqsa....
........
Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad... keluar angkasa... menjemput sholat.....2x
Shalat yang fardu bagi umat islam, 5 kali dalam sehari semalam....


beberapa lirik nya lupa....tapi intinya itu la.... tapi... mungkin sebaiknya kita ulang ulang lagi lah ingatan kita tentang Isra' Mi'raj ini......

yuk mariih...
(copas dari http://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/isnet/Djamal/isra.html)

ISRA' MI'RAJ: Mu'jizat, Salah Tafsir, dan Makna Pentingnya

T. Djamaluddin
(Staf Peneliti Bidang Matahari dan Lingkungan Antariksa, LAPAN, Bandung)



Dalam memperingati isra' dan mi'raj sering kita diajak oleh pembicara pengajian akbar melanglang buana sampai ke langit, dan kadang-kadang dibumbui dengan analisis yang nampaknya berdasar sains. Bagi saya, aspek astronomis sama sekali tidak ada dalam kajian isra' mi'raj.
Tulisan ini saya maksudkan untuk mendudukkan masalah isra' mi'raj sebagai mana adanya yang diceritakan di dalam Al-Qur'an dan hadits-hadits sahih. Untuk itu pula akan saya ulas kesalahpahaman yang sering terjadi dalam mengaitkan isra' mi'raj dengan kajian astronomi. Makna penting isra' mi'raj yang mestinya kita tekankan.

Kisah dalam Al-Qur'an dan Hadits

Di dalam QS. Al-Isra':1 Allah menjelaskan tentang isra':
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad SAW) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Dan tentang mi'raj Allah menjelaskan dalam QS. An-Najm:13-18:
"Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha. Di dekat (Sidratul Muntaha) ada syurga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."
Sidratul muntaha secara harfiah berarti 'tumbuhan sidrah yang tak terlampaui', suatu perlambang batas yang tak seorang manusia atau makhluk lainnya bisa mengetahui lebih jauh lagi. Hanya Allah yang tahu hal-hal yang lebih jauh dari batas itu. Sedikit sekali penjelasan dalam Al-Qur'an dan hadits yang menerangkan apa, di mana, dan bagaimana sidratul muntaha itu.
Kejadian-kejadian sekitar isra' dan mi'raj dijelaskan di dalam hadits- hadits nabi. Dari hadits-hadits yang sahih, didapati rangkaian kisah-kisah berikut. Suatu hari malaikat Jibril datang dan membawa Nabi, lalu dibedahnya dada Nabi dan dibersihkannya hatinya, diisinya dengan iman dan hikmah. Kemudian didatangkan buraq, 'binatang' berwarna putih yang langkahnya sejauh pandangan mata. Dengan buraq itu Nabi melakukan isra' dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) di Palestina.
Nabi SAW salat dua rakaat di Baitul Maqdis, lalu dibawakan oleh Jibril segelas khamr (minuman keras) dan segelas susu; Nabi SAW memilih susu. Kata malaikat Jibril, "Engkau dalam kesucian, sekiranya kau pilih khamr, sesatlah ummat engkau."
Dengan buraq pula Nabi SAW melanjutkan perjalanan memasuki langit dunia. Di sana dijumpainya Nabi Adam yang dikanannya berjejer para ruh ahli surga dan di kirinya para ruh ahli neraka. Perjalanan diteruskan ke langit ke dua sampai ke tujuh. Di langit ke dua dijumpainya Nabi Isa dan Nabi Yahya. Di langit ke tiga ada Nabi Yusuf. Nabi Idris dijumpai di langit ke empat. Lalu Nabi SAW bertemu dengan Nabi Harun di langit ke lima, Nabi Musa di langit ke enam, dan Nabi Ibrahim di langit ke tujuh. Di langit ke tujuh dilihatnya baitul Ma'mur, tempat 70.000 malaikat salat tiap harinya, setiap malaikat hanya sekali memasukinya dan tak akan pernah masuk lagi.
Perjalanan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. Dari Sidratul Muntaha didengarnya kalam-kalam ('pena'). Dari sidratul muntaha dilihatnya pula empat sungai, dua sungai non-fisik (bathin) di surga, dua sungai fisik (dhahir) di dunia: sungai Efrat dan sungai Nil. Lalu Jibril membawa tiga gelas berisi khamr, susu, dan madu, dipilihnya susu. Jibril pun berkomentar, "Itulah (perlambang) fitrah (kesucian) engkau dan ummat engkau." Jibril mengajak Nabi melihat surga yang indah. Inilah yang dijelaskan pula dalam Al-Qur'an surat An-Najm. Di Sidratul Muntaha itu pula Nabi melihat wujud Jibril yang sebenarnya.
Puncak dari perjalanan itu adalah diterimanya perintah salat wajib. Mulanya diwajibkan salat lima puluh kali sehari-semalam. Atas saran Nabi Musa, Nabi SAW meminta keringanan dan diberinya pengurangan sepuluh- sepuluh setiap meminta. Akhirnya diwajibkan lima kali sehari semalam. Nabi enggan meminta keringanan lagi, "Saya telah meminta keringan kepada Tuhanku, kini saya rela dan menyerah." Maka Allah berfirman, "Itulah fardlu-Ku dan Aku telah meringankannya atas hamba-Ku."
Urutan kejadian sejak melihat Baitul Ma'mur sampai menerima perintah salat tidak sama dalam beberapa hadits, mungkin menunjukkan kejadian- kajadian itu serempak dialami Nabi. Dalam kisah itu, hal yang fisik (dzhahir) dan non-fisik (bathin) bersatu dan perlambang pun terdapat di dalamnya. Nabi SAW yang pergi dengan badan fisik hingga bisa salat di Masjidil Aqsha dan memilih susu yang ditawarkan Jibril, tetapi mengalami hal-hal non-fisik, seperti pertemuan dengan ruh para Nabi yang telah wafat jauh sebelum kelahiran Nabi SAW dan pergi sampai ke surga. Juga ditunjukkan dua sungai non-fisik di surga dan dua sungai fisik di dunia. Dijelaskannya makna perlambang pemilihan susu oleh Nabi Muhammad SAW, dan menolak khamr atau madu. Ini benar-benar ujian keimanan, bagi orang mu'min semua kejadian itu benar diyakini terjadinya. Allah Maha Kuasa atas segalanya.
"Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia". Dan Kami tidak menjadikan pemandangan yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia...." (QS. 17:60)."Ketika orang-orang Quraisy tak mempercayai saya (kata Nabi SAW), saya berdiri di Hijr (menjawab berbagai pertanyaan mereka). Lalu Allah menampakkan kepada saya Baitul Maqdis, saya dapatkan apa yang saya inginkan dan saya jelaskan kepada mereka tanda-tandanya, saya memperhatikannya...." (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya).

Hakikat Tujuh Langit

Peristiwa isra' mi'raj yang menyebut-nyebut tujuh langit mau tak mau mengusik keingintahuan kita akan hakikat langit, khususnya berkaitan dengan tujuh langit yang juga sering disebut-sebut dalam Al-Qur'an.
Bila kita dengar kata langit, yang terbayang adalah kubah biru yang melingkupi bumi kita. Benarkah yang dimaksud langit itu lapisan biru di atas sana dan berlapis-lapis sebanyak tujuh lapisan? Warna biru hanyalah semu, yang dihasilkan dari hamburan cahaya biru dari matahari oleh partikel-partikel atmosfer. Langit (samaa' atau samawat) berarti segala yang ada di atas kita, yang berarti pula angkasa luar, yang berisi galaksi, bintang, planet, batuan, debu dan gas yang bertebaran. Dan lapisan-lapisan yang melukiskan tempat kedudukan benda-benda langit sama sekali tidak ada.
Bilangan 'tujuh' sendiri dalam beberapa hal di Al-Qur'an tidak selalu menyatakan hitungan eksak dalam sistem desimal. Di dalam Al-Qur'an ungkapan 'tujuh' atau 'tujuh puluh' sering mengacu pada jumlah yang tak terhitung. Misalnya, di dalam Q.S. Al-Baqarah:261 Allah menjanjikan:
"Siapa yang menafkahkan hartanya di jalan Allah ibarat menanam sebiji benih yang menumbuhkan TUJUH tangkai yang masing-masingnya berbuah seratus butir. Allah MELIPATGANDAKAN pahala orang-orang yang dikehendakinya...."
Juga di dalam Q.S. Luqman:27:
"Jika seandainya semua pohon di bumi dijadikan sebagai pena dan lautan menjadi tintanya dan ditambahkan TUJUH lautan lagi, maka tak akan habis Kalimat Allah...."
Jadi 'tujuh langit' lebih mengena bila difahamkan sebagai tatanan benda-benda langit yang tak terhitung banyaknya, bukan sebagai lapisan-lapisan langit.
Lalu, apa hakikatnya langit dunia, langit ke dua, langit ke tiga, ... sampai langit ke tujuh dalam kisah isra' mi'raj? Mungkin ada orang mengada-ada penafsiran, mengaitkan dengan astronomi. Para penafsir dulu ada yang berpendapat bulan di langit pertama, matahari di langit ke empat, dan planet-planet lain di lapisan lainnya. Kini ada sembilan planet yang sudah diketahui, lebih dari tujuh. Tetapi, mungkin masih ada orang yang ingin mereka-reka. Kebetulan, dari jumlah planet yang sampai saat ini kita ketahui, dua planet dekat matahari (Merkurius dan Venus), tujuh lainnya --termasuk bumi-- mengorbit jauh dari matahari. Nah, orang mungkin akan berfikir langit dunia itulah orbit bumi, langit ke dua orbit Mars, ke tiga orbit Jupiter, ke empat orbit Saturnus, ke lima Uranus, ke enam Neptunus, dan ke tujuh Pluto. Kok, klop ya. Kalau begitu, Masjidil Aqsha yang berarti masjid terjauh dalam QS. 17:1, ada di planet Pluto.
Dan Sidratul Muntaha adalah planet ke sepuluh yang tak mungkin terlampaui. Jadilah, isra' mi'raj dibayangkan seperti kisah Science Fiction, perjalanan antar planet dalam satu malam. Na'udzu billah mindzalik.
Saya berpendapat, pengertian langit dalam kisah isra' mi'raj bukanlah pengertian langit secara fisik. Karena, fenomena yang diceritakan Nabi pun bukan fenomena fisik, seperti perjumpaan dengan ruh para Nabi. Langit dan Sidratul Muntaha dalam kisah isra' mi'raj adalah alam ghaib yang tak bisa kita ketahui hakikatnya dengan keterbatasan ilmu manusia. Hanya Rasulullah SAW yang berkesempatan mengetahuinya. Isra' mi'raj adalah mu'jizat yang hanya diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.

Makna pentingnya

Bagaimanapun ilmu manusia tak mungkin bisa menjabarkan hakikat perjalanan isra' mi'raj. Allah hanya memberikan ilmu kepada manusia sedikit sekali (QS. Al-Isra: 85). Hanya dengan iman kita mempercayai bahwa isra' mi'raj benar-benar terjadi dan dilakukan oleh Rasulullah SAW. Rupanya, begitulah rencana Allah menguji keimanan hamba-hamba-Nya (QS. Al-Isra:60) dan menyampaikan perintah salat wajib secara langsung kepada Rasulullah SAW.
Makna penting isra' mi'raj bagi ummat Islam ada pada keistimewaan penyampaian perintah salat wajib lima waktu. Ini menunjukkan kekhususan salat sebagai ibadah utama dalam Islam. Salat mesti dilakukan oleh setiap Muslim, baik dia kaya maupun miskin, dia sehat maupun sakit. Ini berbeda dari ibadah zakat yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang mampu secara ekonomi, atau puasa bagi yang kuat fisiknya, atau haji bagi yang sehat badannya dan mampu keuangannya.
Salat lima kali sehari semalam yang didistribusikan di sela-sela kesibukan aktivitas kehidupan, mestinya mampu membersihkan diri dan jiwa setiap Muslim. Allah mengingatkan:
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut:45)