Assalamualaikum wr wb...
salam sejahtera untuk kita semua....
walau ini forum jejaring sosial yang terkesan kurang formal...tapi saya berharap tidak mengurangi esensi saya munculkan topik ini...dan berharap untuk mendapatkan follow up dalam bentuk program kerja....
Jadi langsung saja pada topik permasalahannya.....
Ada apa dengan pemerintah kota/propinsi yang berada dalam rawan bencana ini......? kenapa belum saya lihat respon untuk memberikan waktu simulasi evakuasi bencana yang memadai......
kami sadari sepenuhnya bahwa bencana itu tidak dapat di prediksi tapi perlu ada pendidikan dan latihan nyata pada masyarakat.....
kita ambil contoh yaitu JEPANG.....(tolong jangan ada prasangka negatif dalam diri kita bahwa "kan jepang....kita ni apalah,,,,indonesia......" toloong jangan ada kepasrahan universal seperti itu terpatri dalam benak kita.....)
Di Jepang....negara industri yang maju itu.....sangatlah sering terjadi gempa....bahkan,,,istilah TSUNAMI pun berasal dari bahasa jepang.....tapi...pemerintahnya sangat telaten untuk memikirkan masalah ini.....
pemerintah memang menyediakan hari khusus untuk simulasi gempa dan tsunami.....
saya memang tidak mengalami sendiri....tapi saya di ceritakan oleh teman saya yang pernah student exchange ke jepang....,, pemerintah jepang mengumumkan bahwa besok akan di adakan simulasi gempa pada jam 9 pagi...waktu itu teman saya anteng anteng saja....
tapi memang keesokan harinya.....ketika suasana seperti biasa...tiba tiba terdengar alaram besar berbunyi ...... ayah asuh nya (waktu itu semua pelajar yang sekolah di jepang tinggal bersama keluarga asuh) langsung mengomandoi keluarganya untuk lari....dengan membawa persiapan dan mereka telah tau akan pergi kemana.....jalur nya tidak terlalu penuh karena telah terbagi bagi....yang ini lari lewat sini....yang itu lari ke situ.....dan lain lain dan lain lain....sampai akhirnya mereka berkumpul di lapangan yang luas....(seluruh penduduk) ramai sekali....)
dan itu di adakan rutin.....
dan teraplikasikan ketika gempa dan tsunami sungguhan terjadi.....
Sebelum membahas tentang "KITA"
saya paparkan lagi tentang yang di California.....
pada tahun 2003...di prediksi 10 tahun yang akan datang akan terjadi gempa dahsyat di sertai tsunami...sewaktu itu memang yang menyebarkannya bukan sembarangan sumber...tetapi memang ahli yang dapat dipercaya...walau waktu itu gempa belum sering terjadi di california.....
tapi apa yang dilakukan pemerintahnya.....
mereka langsung mengadakan program SIMULASI evakuasi....setiap tahun sampai sekarang.....mereka telah terbiasa dengan simulasi tersebut....
LALU........
sejauh mana PROGRES pemerintah kita......
masyarakat seperti tidak punya teman.....yang senantiasa menjadi guru dan pembimbing mereka.....
tidak pernah saya sekedar MENDENGAR ISU BAHWA PEMERINTAH AKAN MELAKUKAN SIMULASI EVAKUASI BENCANA....
padahal....gempa ....adalah hal yang "LUMRAH" terjadi ki KAMPUNG HALAMAN kita ini.......
entah pemerintah terlalu sibuk mengurusi Orang yang KORUPSI....(saking banyaknya...)
atau mereka LUPA.....
tapi kalaulah LUPA....mari sama sama ....kita INGAT ini pak.....
kami mohon ini menjadi AMANAT di SIDANG UMUM SIDANG UMUM....atau apalah itu namanya.....
sehingga rakyat menjadi PUNYA TEMAN untuk menghadapi hal ini........
....
sekian dari saya....saya mohon maaf atas segala kesalahan dalam penulisan ....saya juga masih seorang pembelajar yang perlu berbenah....
saya berharap ada tanggapan NYATA....untuk kesejahteraan RAKYAT INDONESIA..
Assalamualaikum wr wb
Rabu, 24 November 2010
Minggu, 31 Oktober 2010
skenario 1 modul 1 KASIHAN TARO
tampaknya banyak temen temen ku yang belum dapet student guide.....okeh.,,.,semoga ini bisa sedikit membantu
Modul1
skenario :kasihan Taro...
pagi ini Taro, 16 tahun mengeluh sakit perut dan mencret lebih dari
sepuluh kali sejak tadi malam. badannya terasa lemas, tetapi Taro
merasa haus, sehingga dia terus minum air putih. Kakaknya menyuruh
Taro supaya tidak hanya minum air putih, tapi minum oralit agar
mineral yang keluar juga bisa tergantikan. Taro juga sudah minum obat
anti diare yang diberikan kakaknya.
Meskipun sudah minum obat dan oralit, Taro masih mencret, tetapi
frekuensinya sudah mulai berkurang. Dan malang bagi Taro, ketika
buru-buru mau ke kamar mandi karena mau buang air besar, Taro
terpeleset, kepalanya terbentur kepinggir bak mandi sehingga luka dan
mengeluarkan darah. Taro berteriak minta tolong, kakaknya datang dan
memeriksa luka di kepalanya. Kakak Taro membawa ke UGD.
Sesampainya di UGD, luka Taro dibersihkan dan dijahit, tetapi masih
ada darah yang merembes. Taro terlihat pucat sekali walaupun darah
yang keluar sedikit. Dokter menanyakan golongan darah Taro dan riwayat
gangguan pembekuan darah. Taro hanya tahu golongan darahnya A, tetapi
tidak tahu adanya riwayat gangguan pembekuan darah. Luka Taro di balut
dan dokter memberikan resep antibiotika untuk mencegah infeksi.
Bagaimana anda menjelaskan apa yang di alami oleh Taro?
Modul1
skenario :kasihan Taro...
pagi ini Taro, 16 tahun mengeluh sakit perut dan mencret lebih dari
sepuluh kali sejak tadi malam. badannya terasa lemas, tetapi Taro
merasa haus, sehingga dia terus minum air putih. Kakaknya menyuruh
Taro supaya tidak hanya minum air putih, tapi minum oralit agar
mineral yang keluar juga bisa tergantikan. Taro juga sudah minum obat
anti diare yang diberikan kakaknya.
Meskipun sudah minum obat dan oralit, Taro masih mencret, tetapi
frekuensinya sudah mulai berkurang. Dan malang bagi Taro, ketika
buru-buru mau ke kamar mandi karena mau buang air besar, Taro
terpeleset, kepalanya terbentur kepinggir bak mandi sehingga luka dan
mengeluarkan darah. Taro berteriak minta tolong, kakaknya datang dan
memeriksa luka di kepalanya. Kakak Taro membawa ke UGD.
Sesampainya di UGD, luka Taro dibersihkan dan dijahit, tetapi masih
ada darah yang merembes. Taro terlihat pucat sekali walaupun darah
yang keluar sedikit. Dokter menanyakan golongan darah Taro dan riwayat
gangguan pembekuan darah. Taro hanya tahu golongan darahnya A, tetapi
tidak tahu adanya riwayat gangguan pembekuan darah. Luka Taro di balut
dan dokter memberikan resep antibiotika untuk mencegah infeksi.
Bagaimana anda menjelaskan apa yang di alami oleh Taro?
Senin, 11 Oktober 2010
sebenarnya taku juga si blog ini merajuk.......
semagat untuk kuliah yang memadat dan rasa nggak mood a.k.a. malez.... membuatku males nulis paling nggak sejak 3 bulan terakhir ini......
paliing post ku copas copasan......
mana blogger sering lola membuatku ingin beralih ke domain blog lain.....
tapi tetep rasa rindu dan istilah majicnya ..... kenangan bersama blogger tidak bisa di lupakan.....
blooger yang menemaniku semenjak sebelum ujian akhir nasional lalu setahun menikmati mendapatkan pengalaman luar biasi i kampus PSIK yang tercinta, mendapatkan teman teman yang luarbiasa......
walau ku berharap untuk mengggapai cita-cita untuk menjadi dokter dan Alhamdulillah .... allah melulluskan dan mentakdirkan aku disini..... PenDok Unand......
Alhamduliilah..... aku tidak mau berhenti bersyukur......
ngomong ngomong tentang kesyukuran.....
dlu ketika aku baru lulus q pernah nulis hal yang benar benar membuat kelulusan ini menjadi indah....(jika ada yang baca di posting sebelum sebelumnya...)
nah mungkin untuk itu aku ceritain sekarang.....
flashback ke tanggal 12 Juli (H-5)
aku baru aja selesai ujian praktikum KDDK,,,, melemaz kan badan dengan mengeleong leong kiri kanan selesai sudah rangkaian ujian ku , dan aku berharap urusan dengan KRS bisa cepat di lalui agar ku bisa PULKAM dengan tenang ke JAMBI.........
kita punys rencana Allah yang menentukannya...... hari itu aku sudah lupa dengan perjuangan ku selema 1 setengah bulan mulai bulan mei hingga pertengahan juni......untuk bimbel lagi dengan tetap kuliah......
aku sangat menginginkan cita - cita itu..... dan aku tidak suka yang namanya memanfaatkan keberuntungan lebih dari usaha yang aku lakukan.....
hanya saja.... setelah melewati bimbel dan kuliah...... sebelum aku lanjutkan aku ceritakan sedikit tentang jadwal ku saat itu.....
jadwal ku ketika itu bener bener aneh dan padat.....pagi pagi jam setengah 7 ku sempatkan ke tempat stan DANUS DC di gedung EF FK JATI.....ketika kuliah udah dekat.... aku permisi dari danus dan pergi naik angkot.....2 kali naik angkot ke kampus PONDOK.... lalu jam 10 kami biasanya ada praktikum *ntah anatomy atau fisiologi atau biokimia atau parasitologi yang semuanya letaknya di kampus JATI (naik angkot lagi) nanti jam 2 ada kuliah lagi..... (kalo hari jumat ada acara .....biasanya BINTANG FA ATAU TASQIF) kalo nggak ada kuliah.... ngacir lagi ke stand danus.....kalo ada rapat DPM ngacir lagi ke ANATOMY lantai 2( lho kok disana..... karena sekrenya nggak terlalu enak buat rapat..... tapi kami bersyukur karena FK luasnya lumayan untuk bisa memilih dimana kita mau rapat....apakah di bawah pohon.... di teras GIZI, DPR AB, pelataran EF....(terserah)
jam 5 ku ngacirrrrr ke tempat bimbel.... selesai JAM 9 malem.... naikk angkot lagi.... sampe kos jam setengah 10..... badan bener beneer lengket.... segernya kalo mandi......MALEM MALEM..... byur dingin..... aku sebelumnya memang nggak pernah di biasaain mandi malem.....jadi kebal aja.....
kalo senin kamis..... dari bimbel aku langsung KARATE..... udah izin sama SENPAI nya buat telat....soalnya ada bimbel.....'
waaah....... RINDUNYA MASA MASA ITU..........
H-4 tanggal 13 JULI.....
ujian nggak ada lagi..... kemaren abis pulang ujian aku beresin rumah..... n KAKAK ku udah berangkat KKN kemaren ke MUARO LABUAH..... aku mau konsen mengurus KRS passwor udah di dapat.... saatnya ke warnet,,,,,,
bukan KRS yang di dapat..... kecewa pun jadi oleh oleh.......
Pasword portal itu salah terus di bilangnya...... dasar......
astagfirullah..... aku mulai mengeluh nggak jelas....
akhirnya ini harus di laporkan.....KRS EUY nggak kuliah ntar kalo nggak di urus.....
tapi ku tanya temen2 ku , nggak ada yang passwordnya nggak mau di buka......
emang takdir ku..... dan mungkin waktu itu aku nggak bisa sempat berfikir bahwa itu akan menjadi salah satu goresan kenangan yang indah juga untuk di kenang.....
lalu...
kulaporkan lah masalah ku ke akademik..... aku pergi ke kampus pondok dan (sebenarnya kalo belh mengkritik..... akademik itu nggak akan bisa maju maju kalo kayak gitu terus.....(nggak disiplin) karena sebenarnya kalo untuk kesalahan kesalahan kecil kayak gini masih bisa di maafkan lah.... tapi kalo urusan disiplin..... ..... .... ..... ..... semoga suatu saat akan menjadi sesuai harapan.....
nah..... aku menuggu petugas yang belum datang.... padahal udah jam 9......sabar sabar......
ketika ada petugasnya.... angsung lah ku datangi,..... lalu ke katakan keluhan ku....
oooo mungkin salah catat ni.....(ku periksa berkali kali.... mungkin hari itu aku terkena penyakit cheker) tapi pasword ku itu bener.......
lalu aku periksa lgi..... ternyata no BP ku salah di sana tapi ini nggak berlaku sma aku aja.... temen temenku juga banyak yang no bpnya salah di tengah tengah.....
tapi ibu itu memberi harapan.... 1. tanggal segini emang nggak bisa di buka portalnya... (kenapa temenku bisa buka portalnya, walaupun mereka juga belum bisa ngisi KRS , tapi tetep aja PORTALNYA BISA DI BUKA..2. coba tes lagi dengan no BP yang ada di sini......(sedikit berharap ini bisa....) dan ternyata malah makin nggak bisa..... katanya no BP tidak tersedia.....(ha ha ha....) aku ingin ketawa....ya ,,,, ,ya udah hari itu aku udah capek..... aku pergi kestan DANUS bekerja sambil melepaskan penat.......
H-3
ku masih pagi pagi ke warnet,,,,, ku coba lagiiiii.........
tapi karena aku udah puding 2 hari ini... mau santai aja lah...... aku pergi ke tarandam.... main main dengan Febri ...... nonton dan bentuk refresing lain di tempat febri...... aku keluhkan kalo KRS itu nggak mau di urus..... masih ku bawa ketawa...... ku pergi ke FK , kucari kerjaan disana..... mulai dari ngejaga stan danus... dan lain lain dan lain lain.....
ketemu RARA anak PSIKM yang juga anak DPM.... yang nasipnya juga sama,,,,, nggak bisa pulang kampung karena KRS nggak bisa di urus......
H-2
keesokkan harinya ku tanyakan lagi.... karena nggak bisa juga dengan no BP salah itu........
aku bener bener pusing karena temen temen ku udah ada yang bisa ngisi KRS.....
lalu.... aku pergi lagi ke akademik.... dan aku bertanya,,,, bu kalo mau mengeluhkan ini bagusnya ke mana lalu ibu itu (dengan santainya) ke ICT UNAND atas....(waktu itu hari sudah siang.... nggak bagus juga kalo aku paksaain ke atas..... perjalanan ke UNAND ATAS dari JATI kira-kira 45 menit,.....belum lagi kalo macet....)
.lalu.... ibu tu mengatakan lagi..... ibu tanya dulu sama akademik kampus inti FK..... soalnya ibu itu nerima pasword dari telepon.....
aku tunggu..... kata ibunya,.,,, ibu yang ada di bagian akademik itu lagi ada acara.....n nggak bisa di ganggu..... besk lah kesini lagiii (sabar sabar)
lalu ku minta pendapat rara...... iya.... ke unand atas aja.... (tapi aku besok ke akademik lagi aja)
malamnya,,,,, kulampiaskan kestresan ku ketika latihan karate,,,,,benar benar ku maksimalkan tenaga ku...... samapi sampai hampir semua teman ku menanyakan,,,,(kamu kenapa mus) ku curhatin deh sama mereka
H-1..... (puncak stresss)
aku pergi lagi ke akademik sesuai permintaan ibu yang ada di akademik itu.,..dan tau apa yang ku dapat.....
ibu itu memfixkan kata kata nya yang pertama yaitu, pergi keunand atas......
ok la ok la.... aku pergi ke unand atas,,,,lagian hari masih pagi..... dan memang sangat pagi..... disana hanya ada ibu ibu yang ngepel dan anak nya serta beberapa orang yang telah menunggu di loby ICT.....
aku tanyakan dengan siapa aku bisa bertanya..... lalu mereka menyebutkan satu nama yang orangnya belum datang.....
aku tunggu dengan sabar.....
detik detik hanya ku haabiskan dengan penantian.... sampai orang yang di tungggu (mungkin itu orangnya) ketika aku mendengar orang lain menyapa bapak itu dengan panggilan nama orang yang ku tunggu,...wa mengalir rasanya darah.....
tapi belum sempat aku melangkah.... orang tadi dengan secepat kilat melangkah pergi lagi....
aku bingung.... kok pergi lagi....
akhirnya kumasuki saja kantor ICT itu lagi.... dan ada petugas perempuan di sana.... lalu aku keluhkan lah apa yang hendak ku keluhkan.... lalu....ucapannya melepaskan setiap ikatan sel sel tubuh ku (alay mode :on)
aku keluar...... ku telepon ayah ku,,,, menanyakan pendapat.... aku bener bener merasa ,,,,,,,,,,,,,sendirian,..... nggak ada yang mau memudahkan yaaaaaa
Ya Allah,,,,tolong lah hamba mu ini..... TOLONG.... aku berteriak dalam hati.... tangis ku tumpah ketika aku menelepon ayah ku..... ayah ku jadi pusing sendiri.......
aku pulang....selama di bus.... aku berfikir apa yang mau aku lakukan..... akhirnya ku putuskan ke tempat febri dulu..... febri ada di rumah...... dan ku curhatkan lagi apa yang ku alami.... ku tumpahkan.....(keluar deh sisi melankolis mustika..... hhha) febri menenangkan aku.....
ya udah..... aku pergi lagi ke akademik..... lalu melaporkan apa yang telah terjadi..... ya ya.....
Ya Allah.... begitu aplikasi untuk bersabar itu berat.... Berat sekali.....
LALu.... aku mendapati jawaban yang membuatku harus bersabar sampai senin.....
atau akhir bulan saja sekalian...... karena KRS paling lambat akhir bulan......
tiba tiba aku terpikir suatu metode.....
aku titip nanti KRS ini ketika ingin meminta tanda tangan PA,,,, ku telepon ibu PA dan mengeluhkan apa yang terjadi..... lalu ibu PA ku yaitu bu Hema. mambolehkan aku nitip KRS ku nanti dengan teman.....
lalu ku telepon mutia untuk nitip KRS kalo udah jadi.... tanti ku kirimkan ke emailnya mutia....(begitu maksudku) ternyata mutia yang PA nya sama dengan ku.... setuju....
ku telepon mama ku.... lalu kuceritakan tentang rencana ku untuk pulang saja ke jambi..... biarlah KRS itu ku titip, atau kalo ada hambatan nanti.... aku pulang lagi ke padang kira kira akhir bulan,,,,,
mamaku mengiyakan ...... keputusanku.,....akhirnya aku pergi ke lolong (2 kali naik angkot lagi) (hari itu hidupku sunggguh penuh di perjalanan) untuk membeli tiket ke jambi..... aku bilang aku naik di jati,..,,,
dan dah.....
aku pulang dengan mampir ke tempat febri..... aku mampir dan menceritakan kalo aku mau pergi kejambi....
yaa.,.... febri bilang..... semangat ya.... febri masih disini(soalnya febri masih harus ikut SP) aku titip apa yang perlu di titip.... KTM, fotokopi struk pembayaran uang semester dan lain lain..... ku pamit....
sampai rumah.... ku packing packing......aku lupa kalo hari itu tanggal berapa....
berangkatlah ku meninggalkan kota padang pada magrib nya.....
aku berangkat.... ketika kira kira jam 11 malam Bunda ku a.k.a icha..... bilang "aku lulus temen temen.... trims doanya" baru ku sadar kalohari ini tanggal 16..... ku bales ke bunda.... aku lahi H2C ni bun.... nggak bisa liat.....
mana aku nggak terlalu hapal no ujiannya... yang ku letakin di tempat yang dalam di tas ku....aku nggak bisa liat internet apakah aku lulus atau tidak.....kak uswa sms , mau di liatin atau nggak.....(wah aku segan.....)aku bilang,,,, biar aku tahu duluan la ka.....
lalutidurlah aku dengan masih H2C.....
paginya..... ayah ku tanya,,,,,udah nyampe mana..... ku jawab.... nggak tau yah.... nanti adek liat palang palang dulu.... lalu ketika aku liat.... masih di sungai RUMBAI.... masih di sumatra barat.....
parah parahh.. rupanya tadi malam macet nya parah......
seharusnya aku sudah sampai jam 6 tapi ternyata masih di sungai rumbai.....
lalu yang parahnya aku laper banget......
cuma ada beberapa biskuit..... itu pun dah mau abis.... aku nggak begitu mempersiapkan keberangkatkan ku....
waaa... laper.... pak cik ku tanya di telepon..... aku bawa makanan tak//////////(later) ak mau kuliah.... ntar ku lanjutin lagi...))
ternyata memang bukan aku yang tahu duluan.....
paliing post ku copas copasan......
mana blogger sering lola membuatku ingin beralih ke domain blog lain.....
tapi tetep rasa rindu dan istilah majicnya ..... kenangan bersama blogger tidak bisa di lupakan.....
blooger yang menemaniku semenjak sebelum ujian akhir nasional lalu setahun menikmati mendapatkan pengalaman luar biasi i kampus PSIK yang tercinta, mendapatkan teman teman yang luarbiasa......
walau ku berharap untuk mengggapai cita-cita untuk menjadi dokter dan Alhamdulillah .... allah melulluskan dan mentakdirkan aku disini..... PenDok Unand......
Alhamduliilah..... aku tidak mau berhenti bersyukur......
ngomong ngomong tentang kesyukuran.....
dlu ketika aku baru lulus q pernah nulis hal yang benar benar membuat kelulusan ini menjadi indah....(jika ada yang baca di posting sebelum sebelumnya...)
nah mungkin untuk itu aku ceritain sekarang.....
flashback ke tanggal 12 Juli (H-5)
aku baru aja selesai ujian praktikum KDDK,,,, melemaz kan badan dengan mengeleong leong kiri kanan selesai sudah rangkaian ujian ku , dan aku berharap urusan dengan KRS bisa cepat di lalui agar ku bisa PULKAM dengan tenang ke JAMBI.........
kita punys rencana Allah yang menentukannya...... hari itu aku sudah lupa dengan perjuangan ku selema 1 setengah bulan mulai bulan mei hingga pertengahan juni......untuk bimbel lagi dengan tetap kuliah......
aku sangat menginginkan cita - cita itu..... dan aku tidak suka yang namanya memanfaatkan keberuntungan lebih dari usaha yang aku lakukan.....
hanya saja.... setelah melewati bimbel dan kuliah...... sebelum aku lanjutkan aku ceritakan sedikit tentang jadwal ku saat itu.....
jadwal ku ketika itu bener bener aneh dan padat.....pagi pagi jam setengah 7 ku sempatkan ke tempat stan DANUS DC di gedung EF FK JATI.....ketika kuliah udah dekat.... aku permisi dari danus dan pergi naik angkot.....2 kali naik angkot ke kampus PONDOK.... lalu jam 10 kami biasanya ada praktikum *ntah anatomy atau fisiologi atau biokimia atau parasitologi yang semuanya letaknya di kampus JATI (naik angkot lagi) nanti jam 2 ada kuliah lagi..... (kalo hari jumat ada acara .....biasanya BINTANG FA ATAU TASQIF) kalo nggak ada kuliah.... ngacir lagi ke stand danus.....kalo ada rapat DPM ngacir lagi ke ANATOMY lantai 2( lho kok disana..... karena sekrenya nggak terlalu enak buat rapat..... tapi kami bersyukur karena FK luasnya lumayan untuk bisa memilih dimana kita mau rapat....apakah di bawah pohon.... di teras GIZI, DPR AB, pelataran EF....(terserah)
jam 5 ku ngacirrrrr ke tempat bimbel.... selesai JAM 9 malem.... naikk angkot lagi.... sampe kos jam setengah 10..... badan bener beneer lengket.... segernya kalo mandi......MALEM MALEM..... byur dingin..... aku sebelumnya memang nggak pernah di biasaain mandi malem.....jadi kebal aja.....
kalo senin kamis..... dari bimbel aku langsung KARATE..... udah izin sama SENPAI nya buat telat....soalnya ada bimbel.....'
waaah....... RINDUNYA MASA MASA ITU..........
H-4 tanggal 13 JULI.....
ujian nggak ada lagi..... kemaren abis pulang ujian aku beresin rumah..... n KAKAK ku udah berangkat KKN kemaren ke MUARO LABUAH..... aku mau konsen mengurus KRS passwor udah di dapat.... saatnya ke warnet,,,,,,
bukan KRS yang di dapat..... kecewa pun jadi oleh oleh.......
Pasword portal itu salah terus di bilangnya...... dasar......
astagfirullah..... aku mulai mengeluh nggak jelas....
akhirnya ini harus di laporkan.....KRS EUY nggak kuliah ntar kalo nggak di urus.....
tapi ku tanya temen2 ku , nggak ada yang passwordnya nggak mau di buka......
emang takdir ku..... dan mungkin waktu itu aku nggak bisa sempat berfikir bahwa itu akan menjadi salah satu goresan kenangan yang indah juga untuk di kenang.....
lalu...
kulaporkan lah masalah ku ke akademik..... aku pergi ke kampus pondok dan (sebenarnya kalo belh mengkritik..... akademik itu nggak akan bisa maju maju kalo kayak gitu terus.....(nggak disiplin) karena sebenarnya kalo untuk kesalahan kesalahan kecil kayak gini masih bisa di maafkan lah.... tapi kalo urusan disiplin..... ..... .... ..... ..... semoga suatu saat akan menjadi sesuai harapan.....
nah..... aku menuggu petugas yang belum datang.... padahal udah jam 9......sabar sabar......
ketika ada petugasnya.... angsung lah ku datangi,..... lalu ke katakan keluhan ku....
oooo mungkin salah catat ni.....(ku periksa berkali kali.... mungkin hari itu aku terkena penyakit cheker) tapi pasword ku itu bener.......
lalu aku periksa lgi..... ternyata no BP ku salah di sana tapi ini nggak berlaku sma aku aja.... temen temenku juga banyak yang no bpnya salah di tengah tengah.....
tapi ibu itu memberi harapan.... 1. tanggal segini emang nggak bisa di buka portalnya... (kenapa temenku bisa buka portalnya, walaupun mereka juga belum bisa ngisi KRS , tapi tetep aja PORTALNYA BISA DI BUKA..2. coba tes lagi dengan no BP yang ada di sini......(sedikit berharap ini bisa....) dan ternyata malah makin nggak bisa..... katanya no BP tidak tersedia.....(ha ha ha....) aku ingin ketawa....ya ,,,, ,ya udah hari itu aku udah capek..... aku pergi kestan DANUS bekerja sambil melepaskan penat.......
H-3
ku masih pagi pagi ke warnet,,,,, ku coba lagiiiii.........
tapi karena aku udah puding 2 hari ini... mau santai aja lah...... aku pergi ke tarandam.... main main dengan Febri ...... nonton dan bentuk refresing lain di tempat febri...... aku keluhkan kalo KRS itu nggak mau di urus..... masih ku bawa ketawa...... ku pergi ke FK , kucari kerjaan disana..... mulai dari ngejaga stan danus... dan lain lain dan lain lain.....
ketemu RARA anak PSIKM yang juga anak DPM.... yang nasipnya juga sama,,,,, nggak bisa pulang kampung karena KRS nggak bisa di urus......
H-2
keesokkan harinya ku tanyakan lagi.... karena nggak bisa juga dengan no BP salah itu........
aku bener bener pusing karena temen temen ku udah ada yang bisa ngisi KRS.....
lalu.... aku pergi lagi ke akademik.... dan aku bertanya,,,, bu kalo mau mengeluhkan ini bagusnya ke mana lalu ibu itu (dengan santainya) ke ICT UNAND atas....(waktu itu hari sudah siang.... nggak bagus juga kalo aku paksaain ke atas..... perjalanan ke UNAND ATAS dari JATI kira-kira 45 menit,.....belum lagi kalo macet....)
.lalu.... ibu tu mengatakan lagi..... ibu tanya dulu sama akademik kampus inti FK..... soalnya ibu itu nerima pasword dari telepon.....
aku tunggu..... kata ibunya,.,,, ibu yang ada di bagian akademik itu lagi ada acara.....n nggak bisa di ganggu..... besk lah kesini lagiii (sabar sabar)
lalu ku minta pendapat rara...... iya.... ke unand atas aja.... (tapi aku besok ke akademik lagi aja)
malamnya,,,,, kulampiaskan kestresan ku ketika latihan karate,,,,,benar benar ku maksimalkan tenaga ku...... samapi sampai hampir semua teman ku menanyakan,,,,(kamu kenapa mus) ku curhatin deh sama mereka
H-1..... (puncak stresss)
aku pergi lagi ke akademik sesuai permintaan ibu yang ada di akademik itu.,..dan tau apa yang ku dapat.....
ibu itu memfixkan kata kata nya yang pertama yaitu, pergi keunand atas......
ok la ok la.... aku pergi ke unand atas,,,,lagian hari masih pagi..... dan memang sangat pagi..... disana hanya ada ibu ibu yang ngepel dan anak nya serta beberapa orang yang telah menunggu di loby ICT.....
aku tanyakan dengan siapa aku bisa bertanya..... lalu mereka menyebutkan satu nama yang orangnya belum datang.....
aku tunggu dengan sabar.....
detik detik hanya ku haabiskan dengan penantian.... sampai orang yang di tungggu (mungkin itu orangnya) ketika aku mendengar orang lain menyapa bapak itu dengan panggilan nama orang yang ku tunggu,...wa mengalir rasanya darah.....
tapi belum sempat aku melangkah.... orang tadi dengan secepat kilat melangkah pergi lagi....
aku bingung.... kok pergi lagi....
akhirnya kumasuki saja kantor ICT itu lagi.... dan ada petugas perempuan di sana.... lalu aku keluhkan lah apa yang hendak ku keluhkan.... lalu....ucapannya melepaskan setiap ikatan sel sel tubuh ku (alay mode :on)
aku keluar...... ku telepon ayah ku,,,, menanyakan pendapat.... aku bener bener merasa ,,,,,,,,,,,,,sendirian,..... nggak ada yang mau memudahkan yaaaaaa
Ya Allah,,,,tolong lah hamba mu ini..... TOLONG.... aku berteriak dalam hati.... tangis ku tumpah ketika aku menelepon ayah ku..... ayah ku jadi pusing sendiri.......
aku pulang....selama di bus.... aku berfikir apa yang mau aku lakukan..... akhirnya ku putuskan ke tempat febri dulu..... febri ada di rumah...... dan ku curhatkan lagi apa yang ku alami.... ku tumpahkan.....(keluar deh sisi melankolis mustika..... hhha) febri menenangkan aku.....
ya udah..... aku pergi lagi ke akademik..... lalu melaporkan apa yang telah terjadi..... ya ya.....
Ya Allah.... begitu aplikasi untuk bersabar itu berat.... Berat sekali.....
LALu.... aku mendapati jawaban yang membuatku harus bersabar sampai senin.....
atau akhir bulan saja sekalian...... karena KRS paling lambat akhir bulan......
tiba tiba aku terpikir suatu metode.....
aku titip nanti KRS ini ketika ingin meminta tanda tangan PA,,,, ku telepon ibu PA dan mengeluhkan apa yang terjadi..... lalu ibu PA ku yaitu bu Hema. mambolehkan aku nitip KRS ku nanti dengan teman.....
lalu ku telepon mutia untuk nitip KRS kalo udah jadi.... tanti ku kirimkan ke emailnya mutia....(begitu maksudku) ternyata mutia yang PA nya sama dengan ku.... setuju....
ku telepon mama ku.... lalu kuceritakan tentang rencana ku untuk pulang saja ke jambi..... biarlah KRS itu ku titip, atau kalo ada hambatan nanti.... aku pulang lagi ke padang kira kira akhir bulan,,,,,
mamaku mengiyakan ...... keputusanku.,....akhirnya aku pergi ke lolong (2 kali naik angkot lagi) (hari itu hidupku sunggguh penuh di perjalanan) untuk membeli tiket ke jambi..... aku bilang aku naik di jati,..,,,
dan dah.....
aku pulang dengan mampir ke tempat febri..... aku mampir dan menceritakan kalo aku mau pergi kejambi....
yaa.,.... febri bilang..... semangat ya.... febri masih disini(soalnya febri masih harus ikut SP) aku titip apa yang perlu di titip.... KTM, fotokopi struk pembayaran uang semester dan lain lain..... ku pamit....
sampai rumah.... ku packing packing......aku lupa kalo hari itu tanggal berapa....
berangkatlah ku meninggalkan kota padang pada magrib nya.....
aku berangkat.... ketika kira kira jam 11 malam Bunda ku a.k.a icha..... bilang "aku lulus temen temen.... trims doanya" baru ku sadar kalohari ini tanggal 16..... ku bales ke bunda.... aku lahi H2C ni bun.... nggak bisa liat.....
mana aku nggak terlalu hapal no ujiannya... yang ku letakin di tempat yang dalam di tas ku....aku nggak bisa liat internet apakah aku lulus atau tidak.....kak uswa sms , mau di liatin atau nggak.....(wah aku segan.....)aku bilang,,,, biar aku tahu duluan la ka.....
lalutidurlah aku dengan masih H2C.....
paginya..... ayah ku tanya,,,,,udah nyampe mana..... ku jawab.... nggak tau yah.... nanti adek liat palang palang dulu.... lalu ketika aku liat.... masih di sungai RUMBAI.... masih di sumatra barat.....
parah parahh.. rupanya tadi malam macet nya parah......
seharusnya aku sudah sampai jam 6 tapi ternyata masih di sungai rumbai.....
lalu yang parahnya aku laper banget......
cuma ada beberapa biskuit..... itu pun dah mau abis.... aku nggak begitu mempersiapkan keberangkatkan ku....
waaa... laper.... pak cik ku tanya di telepon..... aku bawa makanan tak//////////(later) ak mau kuliah.... ntar ku lanjutin lagi...))
ternyata memang bukan aku yang tahu duluan.....
Jumat, 24 September 2010
Al Quran dan HATI
di kutip dari : a life
Segala puji bagi Allah Swt, Yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan obat bagi hamba-hamba yang beriman. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah saw.
Saudaraku, sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menyukai sesuatu yang bisa menyenangkan hati dan menentramkan jiwa mereka. Oleh sebab itu, banyak orang rela mengorbankan waktunya, memeras otaknya, dan menguras tenaganya, atau bahkan kalau perlu mengeluarkan biaya yang tidak kecil jumlahnya demi meraih apa yang disebut sebagai kepuasan dan ketenangan jiwa. Namun, ada sebuah fenomena memprihatinkan yang sulit sekali dilepaskan dari upaya ini. Seringkali kita jumpai manusia memakai cara-cara yang dibenci oleh Allah demi mencapai keinginan mereka.
Ada di antara mereka yang terjebak dalam jerat harta.. Ada yang terjebak dalam hiburan yang tidak halal. Ada pula yang terjebak dalam aksi-aksi brutal atau tindak kriminal. Apabila permasalahan ini kita cermati, ada satu faktor yang bisa ditengarai sebagai sumber utama munculnya itu semua. Hal itu tidak lain adalah karena manusia tidak lagi menemukan ketenangan dan kepuasan jiwa dengan berdzikir dan mengingat Rabb mereka.
Padahal, Allah ta’ala telah mengingatkan hal ini dalam ayat (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan hati mereka bisa merasa tentram dengan mengingat Allah, ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati akan merasa tentram.” (QS. ar-Ra’d: 28). Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa pendapat terpilih mengenai makna ‘mengingat Allah’ di sini adalah mengingat al-Qur’an. Hal itu disebabkan hati manusia tidak akan bisa merasakan ketentraman kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam di dalam hatinya. Sementara iman dan keyakinan tidak bisa diperoleh kecuali dengan menyerap bimbingan al-Qur’an (lihat Tafsir al-Qayyim, hal. 324)
Ibnu Rajab al-Hanbali berkata, “Dzikir merupakan sebuah kelezatan bagi hati orang-orang yang mengerti.” Demikian juga Malik bin Dinar mengatakan, “Tidaklah orang-orang yang merasakan kelezatan bisa merasakan sebagaimana kelezatan yang diraih dengan mengingat Allah.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 562). Sekarang, yang menjadi pertanyaan kita adalah; mengapa banyak di antara kita yang tidak bisa merasakan kelezatan berdzikir sebagaimana yang digambarkan oleh para ulama salaf. Sehingga kita lebih menyukai menonton sepakbola daripada ikut pengajian, atau lebih suka menikmati telenovela daripada merenungkan ayat-ayat-Nya, atau lebih suka berkunjung ke lokasi wisata daripada memakmurkan rumah-Nya.
Perhatikanlah ucapan Rabi’ bin Anas berikut ini, mungkin kita akan bisa menemukan jawabannya. Rabi’ bin Anas mengatakan sebuah ungkapan dari sebagian sahabatnya, “Tanda cinta kepada Allah adalah banyak berdzikir/mengingat kepada-Nya, karena sesungguhnya tidaklah kamu mencintai apa saja kecuali kamu pasti akan banyak-banyak menyebutnya.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 559). Ini artinya, semakin lemah rasa cinta kepada Allah dalam diri seseorang, maka semakin sedikit pula ‘kemampuannya’ untuk bisa mengingat Allah ta’ala. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan kondisi batin kita yang begitu memprihatinkan, walaupun kondisi lahiriyahnya tampak baik-baik saja. Aduhai, betapa sedikit orang yang memperhatikannya! Ternyata, inilah yang selama ini hilang dan menipis dalam diri kita; yaitu rasa cinta kepada Allah…
Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata, “Pokok dan ruh ketauhidan adalah memurnikan rasa cinta untuk Allah semata, dan hal itu merupakan pokok penghambaan dan penyembahan kepada-Nya. Bahkan, itulah hakekat dari ibadah. Tauhid tidak akan sempurna sampai rasa cinta seorang hamba kepada Rabbnya menjadi sempurna, dan kecintaan kepada-Nya harus lebih diutamakan daripada segala sesuatu yang dicintai. Sehingga rasa cintanya kepada Allah mengalahkan rasa cintanya kepada selain-Nya dan menjadi penentu atasnya, yang membuat segala perkara yang dicintainya harus tunduk dan mengikuti kecintaan ini yang dengannya seorang hamba akan bisa menggapai kebahagiaan dan kemenangannya.” (al-Qaul as-Sadid Fi Maqashid at-Tauhid, hal. 95)
Kalau demikian keadaannya, maka solusi untuk bisa menggapai ketenangan jiwa melalui dzikir adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta kepada Allah. Dan satu-satunya jalan untuk mendapatkannya adalah dengan mengenal Allah melalui keagungan nama-nama dan sifat-sifat-Nya dan memperhatikan kebesaran ayat-ayat-Nya, yang tertera di dalam al-Qur’an ataupun yang berwujud makhluk ciptaan-Nya. Syaikh Dr. Muhammad bin Khalifah at-Tamimi hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya rasa cinta kepada sesuatu merupakan cabang dari pengenalan terhadapnya. Maka manusia yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling cinta kepada-Nya. Dan setiap orang yang mengenal Allah pastilah akan mencintai-Nya. Dan tidak ada jalan untuk menggapai ma’rifat ini kecuali melalui pintu ilmu mengenai nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Tidak akan kokoh ma’rifat seorang hamba terhadap Allah kecuali dengan berupaya mengenali nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang disebutkan di dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah…” (Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 16)
Hati seorang hamba akan menjadi hidup, diliputi dengan kenikmatan dan ketentraman apabila hati tersebut adalah hati yang senantiasa mengenal Allah, yang pada akhirnya membuahkan rasa cinta kepada Allah lebih di atas segala-galanya (lihat Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 21). Di sisi yang lain, kelezatan di akherat yang diperoleh seorang hamba kelak adalah tatkala melihat wajah-Nya. Sementara hal itu tidak akan bisa diperolehnya kecuali setelah merasakan kelezatan paling agung di dunia, yaitu dengan mengenal Allah dan mencintai-Nya, dan inilah yang dimaksud dengan surga dunia yang akan senantiasa menyejukkan hati hamba-hamba-Nya (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 261)
Banyak orang yang tertipu oleh dunia dengan segala kesenangan yang ditawarkannya sehingga hal itu melupakan mereka dari mengingat Rabb yang menganugerahkan nikmat kepada mereka. Hal itu bermula, tatkala kecintaan kepada dunia telah meresap ke dalam relung-relung hatinya. Tanpa terasa, kecintaan kepada Allah sedikit demi sedikit luntur dan lenyap. Terlebih lagi ‘didukung’ suasana sekitar yang jauh dari siraman petunjuk al-Qur’an, apatah lagi pengenalan terhadap keagungan nama-nama dan sifat-Nya. Maka semakin jauhlah sosok seorang hamba yang lemah itu dari lingkaran hidayah Rabbnya. Sholat terasa hampa, berdzikir tinggal gerakan lidah tanpa makna, dan al-Qur’an pun teronggok berdebu tak tersentuh tangannya. Wahai saudaraku… apakah yang kau cari dalam hidup ini? Kalau engkau mencari kebahagiaan, maka ingatlah bahwa kebahagiaan yang sejati tidak akan pernah didapatkan kecuali bersama-Nya dan dengan senantiasa mengingat-Nya.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Akan tetapi ternyata kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, sementara akherat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. al-A’la: 16-17). Allah juga berfirman mengenai seruan seorang rasul yang sangat menghendaki kebaikan bagi kaumnya (yang artinya), “Wahai kaumku, ikutilah aku niscaya akan kutunjukkan kepada kalian jalan petunjuk. Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (yang semu), dan sesungguhnya akherat itulah tempat menetap yang sebenarnya.” (QS. Ghafir: 38-39) (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 260)
Apabila engkau menangis karena ludesnya hartamu, atau karena hilangnya jabatanmu, atau karena orang yang pergi meninggalkanmu, maka sekaranglah saatnya engkau menangisi rusaknya hatimu...
Segala puji bagi Allah Swt, Yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan obat bagi hamba-hamba yang beriman. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah saw.
Saudaraku, sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menyukai sesuatu yang bisa menyenangkan hati dan menentramkan jiwa mereka. Oleh sebab itu, banyak orang rela mengorbankan waktunya, memeras otaknya, dan menguras tenaganya, atau bahkan kalau perlu mengeluarkan biaya yang tidak kecil jumlahnya demi meraih apa yang disebut sebagai kepuasan dan ketenangan jiwa. Namun, ada sebuah fenomena memprihatinkan yang sulit sekali dilepaskan dari upaya ini. Seringkali kita jumpai manusia memakai cara-cara yang dibenci oleh Allah demi mencapai keinginan mereka.
Ada di antara mereka yang terjebak dalam jerat harta.. Ada yang terjebak dalam hiburan yang tidak halal. Ada pula yang terjebak dalam aksi-aksi brutal atau tindak kriminal. Apabila permasalahan ini kita cermati, ada satu faktor yang bisa ditengarai sebagai sumber utama munculnya itu semua. Hal itu tidak lain adalah karena manusia tidak lagi menemukan ketenangan dan kepuasan jiwa dengan berdzikir dan mengingat Rabb mereka.
Padahal, Allah ta’ala telah mengingatkan hal ini dalam ayat (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan hati mereka bisa merasa tentram dengan mengingat Allah, ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati akan merasa tentram.” (QS. ar-Ra’d: 28). Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa pendapat terpilih mengenai makna ‘mengingat Allah’ di sini adalah mengingat al-Qur’an. Hal itu disebabkan hati manusia tidak akan bisa merasakan ketentraman kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam di dalam hatinya. Sementara iman dan keyakinan tidak bisa diperoleh kecuali dengan menyerap bimbingan al-Qur’an (lihat Tafsir al-Qayyim, hal. 324)
Ibnu Rajab al-Hanbali berkata, “Dzikir merupakan sebuah kelezatan bagi hati orang-orang yang mengerti.” Demikian juga Malik bin Dinar mengatakan, “Tidaklah orang-orang yang merasakan kelezatan bisa merasakan sebagaimana kelezatan yang diraih dengan mengingat Allah.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 562). Sekarang, yang menjadi pertanyaan kita adalah; mengapa banyak di antara kita yang tidak bisa merasakan kelezatan berdzikir sebagaimana yang digambarkan oleh para ulama salaf. Sehingga kita lebih menyukai menonton sepakbola daripada ikut pengajian, atau lebih suka menikmati telenovela daripada merenungkan ayat-ayat-Nya, atau lebih suka berkunjung ke lokasi wisata daripada memakmurkan rumah-Nya.
Perhatikanlah ucapan Rabi’ bin Anas berikut ini, mungkin kita akan bisa menemukan jawabannya. Rabi’ bin Anas mengatakan sebuah ungkapan dari sebagian sahabatnya, “Tanda cinta kepada Allah adalah banyak berdzikir/mengingat kepada-Nya, karena sesungguhnya tidaklah kamu mencintai apa saja kecuali kamu pasti akan banyak-banyak menyebutnya.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 559). Ini artinya, semakin lemah rasa cinta kepada Allah dalam diri seseorang, maka semakin sedikit pula ‘kemampuannya’ untuk bisa mengingat Allah ta’ala. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan kondisi batin kita yang begitu memprihatinkan, walaupun kondisi lahiriyahnya tampak baik-baik saja. Aduhai, betapa sedikit orang yang memperhatikannya! Ternyata, inilah yang selama ini hilang dan menipis dalam diri kita; yaitu rasa cinta kepada Allah…
Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata, “Pokok dan ruh ketauhidan adalah memurnikan rasa cinta untuk Allah semata, dan hal itu merupakan pokok penghambaan dan penyembahan kepada-Nya. Bahkan, itulah hakekat dari ibadah. Tauhid tidak akan sempurna sampai rasa cinta seorang hamba kepada Rabbnya menjadi sempurna, dan kecintaan kepada-Nya harus lebih diutamakan daripada segala sesuatu yang dicintai. Sehingga rasa cintanya kepada Allah mengalahkan rasa cintanya kepada selain-Nya dan menjadi penentu atasnya, yang membuat segala perkara yang dicintainya harus tunduk dan mengikuti kecintaan ini yang dengannya seorang hamba akan bisa menggapai kebahagiaan dan kemenangannya.” (al-Qaul as-Sadid Fi Maqashid at-Tauhid, hal. 95)
Kalau demikian keadaannya, maka solusi untuk bisa menggapai ketenangan jiwa melalui dzikir adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta kepada Allah. Dan satu-satunya jalan untuk mendapatkannya adalah dengan mengenal Allah melalui keagungan nama-nama dan sifat-sifat-Nya dan memperhatikan kebesaran ayat-ayat-Nya, yang tertera di dalam al-Qur’an ataupun yang berwujud makhluk ciptaan-Nya. Syaikh Dr. Muhammad bin Khalifah at-Tamimi hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya rasa cinta kepada sesuatu merupakan cabang dari pengenalan terhadapnya. Maka manusia yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling cinta kepada-Nya. Dan setiap orang yang mengenal Allah pastilah akan mencintai-Nya. Dan tidak ada jalan untuk menggapai ma’rifat ini kecuali melalui pintu ilmu mengenai nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Tidak akan kokoh ma’rifat seorang hamba terhadap Allah kecuali dengan berupaya mengenali nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang disebutkan di dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah…” (Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 16)
Hati seorang hamba akan menjadi hidup, diliputi dengan kenikmatan dan ketentraman apabila hati tersebut adalah hati yang senantiasa mengenal Allah, yang pada akhirnya membuahkan rasa cinta kepada Allah lebih di atas segala-galanya (lihat Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 21). Di sisi yang lain, kelezatan di akherat yang diperoleh seorang hamba kelak adalah tatkala melihat wajah-Nya. Sementara hal itu tidak akan bisa diperolehnya kecuali setelah merasakan kelezatan paling agung di dunia, yaitu dengan mengenal Allah dan mencintai-Nya, dan inilah yang dimaksud dengan surga dunia yang akan senantiasa menyejukkan hati hamba-hamba-Nya (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 261)
Banyak orang yang tertipu oleh dunia dengan segala kesenangan yang ditawarkannya sehingga hal itu melupakan mereka dari mengingat Rabb yang menganugerahkan nikmat kepada mereka. Hal itu bermula, tatkala kecintaan kepada dunia telah meresap ke dalam relung-relung hatinya. Tanpa terasa, kecintaan kepada Allah sedikit demi sedikit luntur dan lenyap. Terlebih lagi ‘didukung’ suasana sekitar yang jauh dari siraman petunjuk al-Qur’an, apatah lagi pengenalan terhadap keagungan nama-nama dan sifat-Nya. Maka semakin jauhlah sosok seorang hamba yang lemah itu dari lingkaran hidayah Rabbnya. Sholat terasa hampa, berdzikir tinggal gerakan lidah tanpa makna, dan al-Qur’an pun teronggok berdebu tak tersentuh tangannya. Wahai saudaraku… apakah yang kau cari dalam hidup ini? Kalau engkau mencari kebahagiaan, maka ingatlah bahwa kebahagiaan yang sejati tidak akan pernah didapatkan kecuali bersama-Nya dan dengan senantiasa mengingat-Nya.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Akan tetapi ternyata kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, sementara akherat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. al-A’la: 16-17). Allah juga berfirman mengenai seruan seorang rasul yang sangat menghendaki kebaikan bagi kaumnya (yang artinya), “Wahai kaumku, ikutilah aku niscaya akan kutunjukkan kepada kalian jalan petunjuk. Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (yang semu), dan sesungguhnya akherat itulah tempat menetap yang sebenarnya.” (QS. Ghafir: 38-39) (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 260)
Apabila engkau menangis karena ludesnya hartamu, atau karena hilangnya jabatanmu, atau karena orang yang pergi meninggalkanmu, maka sekaranglah saatnya engkau menangisi rusaknya hatimu...
Sabtu, 07 Agustus 2010
Alhamdulillah ya Allah.......
Setahun....ya...
setahun....aku berharap dan tak berhenti berharap......
, kadang harapan pudar ketika semangatku mengendur.....
tapi aku tetp berjuang untk tetap berjuang tanpa mengabaikan apa yang telah kuraih....
waktu itu memang aku berada di pilihan kedua ku,,,,,tapnpa berhenti berharap... alu tetap berjuang di pilihan itu.....nilai perjuanganku pun terbayarkan....aku mendapatkan beasiswa preatasi itu.....
Bnyak dari teman teman ku bertanya.....kenapa kamu begitu bersemangat????ini kan pilihan kedua kamu.....
aku berkata saja......"bagaimanapun ini pilihan ku juga..., kalau aku masih menginginkan lebih dari ini.... sepatutnya lah aku bisa beruasaha dengan usaha terbaik ku disini.....bayangkan, AKU INGIN YANG LEBIH TINGGI, TAPI YANG LEBIH RENDAH SAJA AKU TIDAK BISA....KAN NGGAK LUCU"
yaaa.................
dan teryata perjuangan ku berbuah manis......dengan setahun pengalaman........................
Aku lulus di pilihan pertama ku setahun kemudian yaitu sekarang...............
dengan begitu banyak cobaan yang kurasakan beberapa hari sebelumnya............
itu menjadi cerita....yang tak kan kulupakan....
tapi blogger...mungkin bukan sekarang aku bercerita....aku harus siap22, besok aku akan kepadang lagi...........
Ya Allah.............mudahkanlah aku dalam meraih cita cita ini ya Allah...
setahun....aku berharap dan tak berhenti berharap......
, kadang harapan pudar ketika semangatku mengendur.....
tapi aku tetp berjuang untk tetap berjuang tanpa mengabaikan apa yang telah kuraih....
waktu itu memang aku berada di pilihan kedua ku,,,,,tapnpa berhenti berharap... alu tetap berjuang di pilihan itu.....nilai perjuanganku pun terbayarkan....aku mendapatkan beasiswa preatasi itu.....
Bnyak dari teman teman ku bertanya.....kenapa kamu begitu bersemangat????ini kan pilihan kedua kamu.....
aku berkata saja......"bagaimanapun ini pilihan ku juga..., kalau aku masih menginginkan lebih dari ini.... sepatutnya lah aku bisa beruasaha dengan usaha terbaik ku disini.....bayangkan, AKU INGIN YANG LEBIH TINGGI, TAPI YANG LEBIH RENDAH SAJA AKU TIDAK BISA....KAN NGGAK LUCU"
yaaa.................
dan teryata perjuangan ku berbuah manis......dengan setahun pengalaman........................
Aku lulus di pilihan pertama ku setahun kemudian yaitu sekarang...............
dengan begitu banyak cobaan yang kurasakan beberapa hari sebelumnya............
itu menjadi cerita....yang tak kan kulupakan....
tapi blogger...mungkin bukan sekarang aku bercerita....aku harus siap22, besok aku akan kepadang lagi...........
Ya Allah.............mudahkanlah aku dalam meraih cita cita ini ya Allah...
Kamis, 29 April 2010
Minggu, 14 Maret 2010
Minggu, 30/03/2008 00:36 WIB
Jam Bumi, Perang Lawan Pemanasan Global
Nurvita Indarini - detikNews

Sydney - Sydney yang biasanya terang pada saat malam menjelang tiba-tiba menjadi suram. Sebab di kota itu dan di beberapa kota lain di dunia, lampunya akan dipadamkan sebagai perang melawan pemanasan global.
Sydney adalah kota metropolis pertama yang menandai Sabtu 29 Maret 2008 sebagai 'Jam Bumi'. Yakni jam khusus untuk bumi selama 60 menit. Saat itulah, listrik dipadamkan sejak pukul 20.00 waktu setempat.
Sejumlah kota di Asia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti Bangkok dan manila. Sedangkan di tempat lainnya, yakni Tel Aviv melakukan kegiatan itu pada 27 Maret karena alasan keagamaan.
'Jam Bumi" digagas oleh Andy Ridley. Dia mengatakan, 30 juta orang harus berpartisipasi pada tahun ini. Pada tahun lalu kegiatan ini telah diupayakan untuk disebarluaskan oleh WWF di Sydney.
"Mimpi kita adalah bagaimana agar sesuatu ini bisa dimengerti oleh banyak orang sehingga bisa dilakukan," kata dia kepada AFP, Sabtu (29/3/2008).
'Jam Bumi' mendorong pemerintah, perusahaan, dan pemilik rumah untuk secara suka rela mematikan lampu. Kegiatan ini berlangsung selama satu jam untuk mengilustrasikan, dengan bekerja sama, orang-orang dapat membuat perbedaan. Karena dengan menggunakan energi yang minimal maka emisi gas rumah kaca yang terbentuk juga tidak akan banyak.
Sydney merupakan kota yang memiliki ikon Opera House dan dekat dengan Jembatan Pelabuhan kerap bermandikan cahaya. Terkait 'Jam Bumi' makan malam di restoran pun dilakukan di bawah penerangan lilin. Sedangkan lampu-lampu di pabrik maupun gedung perkantoran dikurangi cahayanya.
Kepala Eksekutif 'Jam Bumi' Australia Greg Bourne menjelaskan, 370 kota, juga pemerintah lokal di 35 negara turut ambil bagian. Dia berharap, puluhan juta orang dapat berpartisipasi pada 2008 ini. "Saya berharap 100 juta orang," cetusnya.
Dia mengatakan 'Jam Bumi' membawa pesan akan harapan dan optimisme. Di mana warga dunia mempersiapkan diri untuk melakukan sesuatu demi mengalahkan perubahan iklim.
Pada pukul 20 waktu setempat, Jembatan Pelabuhan Sydney dan Opera House dikurangi cahayanya dengan mematikan sejumlah lampu. Hanya lampu keamanan saja yang dibiarkan menyala. Di tempat lain yang menjadi pusat bisnis, lampu kantor juga dimatikan.
26 Kota di seluruh dunia telah sepakat untuk mematikan lampu pada Sabtu malam, termasuk Chicago dan Atalanta di AS, serta Dublin di Irlandia. Namun ratusan kota kecil dan pemerintah lokal juga diharapkan ikut serta.
Di Bangkok, lampu-lampu yang biasanya membuai ibukota Thailand itu akan dipadamkan. Termasuk pula Kuil Dawn yang berada di pinggir sungai dan Jembatan Rama 8 Kabel yang membelah sungai Chao Phraya.
Sopir taksi di Bangkok, Sawaeng Tankam (50) mengatakan, pemerintah seharusnya memperluas kampanye itu. "Mengapa kita harus mematikan lampu hanya di sebagaian kecil tempat? Itu nggak cukup untuk menghemat energi. mereka seharusnya melakukan ini di setiap daerah, atau lebih bagusnya lagi di semua provinsi," kritiknya.
Namun kegiatan ini ditentang beberapa orang lainnya. "Saya tidak suka ini. Ini tidak akan membantu apapun. Semuanya akan jadi gelap," kata seorang wiraswasta Supoj Jaidee (30).
Jam Bumi, Perang Lawan Pemanasan Global
Nurvita Indarini - detikNews

Sydney adalah kota metropolis pertama yang menandai Sabtu 29 Maret 2008 sebagai 'Jam Bumi'. Yakni jam khusus untuk bumi selama 60 menit. Saat itulah, listrik dipadamkan sejak pukul 20.00 waktu setempat.
Sejumlah kota di Asia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti Bangkok dan manila. Sedangkan di tempat lainnya, yakni Tel Aviv melakukan kegiatan itu pada 27 Maret karena alasan keagamaan.
'Jam Bumi" digagas oleh Andy Ridley. Dia mengatakan, 30 juta orang harus berpartisipasi pada tahun ini. Pada tahun lalu kegiatan ini telah diupayakan untuk disebarluaskan oleh WWF di Sydney.
"Mimpi kita adalah bagaimana agar sesuatu ini bisa dimengerti oleh banyak orang sehingga bisa dilakukan," kata dia kepada AFP, Sabtu (29/3/2008).
'Jam Bumi' mendorong pemerintah, perusahaan, dan pemilik rumah untuk secara suka rela mematikan lampu. Kegiatan ini berlangsung selama satu jam untuk mengilustrasikan, dengan bekerja sama, orang-orang dapat membuat perbedaan. Karena dengan menggunakan energi yang minimal maka emisi gas rumah kaca yang terbentuk juga tidak akan banyak.
Sydney merupakan kota yang memiliki ikon Opera House dan dekat dengan Jembatan Pelabuhan kerap bermandikan cahaya. Terkait 'Jam Bumi' makan malam di restoran pun dilakukan di bawah penerangan lilin. Sedangkan lampu-lampu di pabrik maupun gedung perkantoran dikurangi cahayanya.
Kepala Eksekutif 'Jam Bumi' Australia Greg Bourne menjelaskan, 370 kota, juga pemerintah lokal di 35 negara turut ambil bagian. Dia berharap, puluhan juta orang dapat berpartisipasi pada 2008 ini. "Saya berharap 100 juta orang," cetusnya.
Dia mengatakan 'Jam Bumi' membawa pesan akan harapan dan optimisme. Di mana warga dunia mempersiapkan diri untuk melakukan sesuatu demi mengalahkan perubahan iklim.
Pada pukul 20 waktu setempat, Jembatan Pelabuhan Sydney dan Opera House dikurangi cahayanya dengan mematikan sejumlah lampu. Hanya lampu keamanan saja yang dibiarkan menyala. Di tempat lain yang menjadi pusat bisnis, lampu kantor juga dimatikan.
26 Kota di seluruh dunia telah sepakat untuk mematikan lampu pada Sabtu malam, termasuk Chicago dan Atalanta di AS, serta Dublin di Irlandia. Namun ratusan kota kecil dan pemerintah lokal juga diharapkan ikut serta.
Di Bangkok, lampu-lampu yang biasanya membuai ibukota Thailand itu akan dipadamkan. Termasuk pula Kuil Dawn yang berada di pinggir sungai dan Jembatan Rama 8 Kabel yang membelah sungai Chao Phraya.
Sopir taksi di Bangkok, Sawaeng Tankam (50) mengatakan, pemerintah seharusnya memperluas kampanye itu. "Mengapa kita harus mematikan lampu hanya di sebagaian kecil tempat? Itu nggak cukup untuk menghemat energi. mereka seharusnya melakukan ini di setiap daerah, atau lebih bagusnya lagi di semua provinsi," kritiknya.
Namun kegiatan ini ditentang beberapa orang lainnya. "Saya tidak suka ini. Ini tidak akan membantu apapun. Semuanya akan jadi gelap," kata seorang wiraswasta Supoj Jaidee (30).
Langganan:
Postingan (Atom)
