di kutip dari : a life
Segala puji bagi Allah Swt, Yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan obat bagi hamba-hamba yang beriman. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah saw.
Saudaraku, sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menyukai sesuatu yang bisa menyenangkan hati dan menentramkan jiwa mereka. Oleh sebab itu, banyak orang rela mengorbankan waktunya, memeras otaknya, dan menguras tenaganya, atau bahkan kalau perlu mengeluarkan biaya yang tidak kecil jumlahnya demi meraih apa yang disebut sebagai kepuasan dan ketenangan jiwa. Namun, ada sebuah fenomena memprihatinkan yang sulit sekali dilepaskan dari upaya ini. Seringkali kita jumpai manusia memakai cara-cara yang dibenci oleh Allah demi mencapai keinginan mereka.
Ada di antara mereka yang terjebak dalam jerat harta.. Ada yang terjebak dalam hiburan yang tidak halal. Ada pula yang terjebak dalam aksi-aksi brutal atau tindak kriminal. Apabila permasalahan ini kita cermati, ada satu faktor yang bisa ditengarai sebagai sumber utama munculnya itu semua. Hal itu tidak lain adalah karena manusia tidak lagi menemukan ketenangan dan kepuasan jiwa dengan berdzikir dan mengingat Rabb mereka.
Padahal, Allah ta’ala telah mengingatkan hal ini dalam ayat (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan hati mereka bisa merasa tentram dengan mengingat Allah, ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati akan merasa tentram.” (QS. ar-Ra’d: 28). Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa pendapat terpilih mengenai makna ‘mengingat Allah’ di sini adalah mengingat al-Qur’an. Hal itu disebabkan hati manusia tidak akan bisa merasakan ketentraman kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam di dalam hatinya. Sementara iman dan keyakinan tidak bisa diperoleh kecuali dengan menyerap bimbingan al-Qur’an (lihat Tafsir al-Qayyim, hal. 324)
Ibnu Rajab al-Hanbali berkata, “Dzikir merupakan sebuah kelezatan bagi hati orang-orang yang mengerti.” Demikian juga Malik bin Dinar mengatakan, “Tidaklah orang-orang yang merasakan kelezatan bisa merasakan sebagaimana kelezatan yang diraih dengan mengingat Allah.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 562). Sekarang, yang menjadi pertanyaan kita adalah; mengapa banyak di antara kita yang tidak bisa merasakan kelezatan berdzikir sebagaimana yang digambarkan oleh para ulama salaf. Sehingga kita lebih menyukai menonton sepakbola daripada ikut pengajian, atau lebih suka menikmati telenovela daripada merenungkan ayat-ayat-Nya, atau lebih suka berkunjung ke lokasi wisata daripada memakmurkan rumah-Nya.
Perhatikanlah ucapan Rabi’ bin Anas berikut ini, mungkin kita akan bisa menemukan jawabannya. Rabi’ bin Anas mengatakan sebuah ungkapan dari sebagian sahabatnya, “Tanda cinta kepada Allah adalah banyak berdzikir/mengingat kepada-Nya, karena sesungguhnya tidaklah kamu mencintai apa saja kecuali kamu pasti akan banyak-banyak menyebutnya.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 559). Ini artinya, semakin lemah rasa cinta kepada Allah dalam diri seseorang, maka semakin sedikit pula ‘kemampuannya’ untuk bisa mengingat Allah ta’ala. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan kondisi batin kita yang begitu memprihatinkan, walaupun kondisi lahiriyahnya tampak baik-baik saja. Aduhai, betapa sedikit orang yang memperhatikannya! Ternyata, inilah yang selama ini hilang dan menipis dalam diri kita; yaitu rasa cinta kepada Allah…
Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata, “Pokok dan ruh ketauhidan adalah memurnikan rasa cinta untuk Allah semata, dan hal itu merupakan pokok penghambaan dan penyembahan kepada-Nya. Bahkan, itulah hakekat dari ibadah. Tauhid tidak akan sempurna sampai rasa cinta seorang hamba kepada Rabbnya menjadi sempurna, dan kecintaan kepada-Nya harus lebih diutamakan daripada segala sesuatu yang dicintai. Sehingga rasa cintanya kepada Allah mengalahkan rasa cintanya kepada selain-Nya dan menjadi penentu atasnya, yang membuat segala perkara yang dicintainya harus tunduk dan mengikuti kecintaan ini yang dengannya seorang hamba akan bisa menggapai kebahagiaan dan kemenangannya.” (al-Qaul as-Sadid Fi Maqashid at-Tauhid, hal. 95)
Kalau demikian keadaannya, maka solusi untuk bisa menggapai ketenangan jiwa melalui dzikir adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta kepada Allah. Dan satu-satunya jalan untuk mendapatkannya adalah dengan mengenal Allah melalui keagungan nama-nama dan sifat-sifat-Nya dan memperhatikan kebesaran ayat-ayat-Nya, yang tertera di dalam al-Qur’an ataupun yang berwujud makhluk ciptaan-Nya. Syaikh Dr. Muhammad bin Khalifah at-Tamimi hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya rasa cinta kepada sesuatu merupakan cabang dari pengenalan terhadapnya. Maka manusia yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling cinta kepada-Nya. Dan setiap orang yang mengenal Allah pastilah akan mencintai-Nya. Dan tidak ada jalan untuk menggapai ma’rifat ini kecuali melalui pintu ilmu mengenai nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Tidak akan kokoh ma’rifat seorang hamba terhadap Allah kecuali dengan berupaya mengenali nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang disebutkan di dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah…” (Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 16)
Hati seorang hamba akan menjadi hidup, diliputi dengan kenikmatan dan ketentraman apabila hati tersebut adalah hati yang senantiasa mengenal Allah, yang pada akhirnya membuahkan rasa cinta kepada Allah lebih di atas segala-galanya (lihat Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat, hal. 21). Di sisi yang lain, kelezatan di akherat yang diperoleh seorang hamba kelak adalah tatkala melihat wajah-Nya. Sementara hal itu tidak akan bisa diperolehnya kecuali setelah merasakan kelezatan paling agung di dunia, yaitu dengan mengenal Allah dan mencintai-Nya, dan inilah yang dimaksud dengan surga dunia yang akan senantiasa menyejukkan hati hamba-hamba-Nya (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 261)
Banyak orang yang tertipu oleh dunia dengan segala kesenangan yang ditawarkannya sehingga hal itu melupakan mereka dari mengingat Rabb yang menganugerahkan nikmat kepada mereka. Hal itu bermula, tatkala kecintaan kepada dunia telah meresap ke dalam relung-relung hatinya. Tanpa terasa, kecintaan kepada Allah sedikit demi sedikit luntur dan lenyap. Terlebih lagi ‘didukung’ suasana sekitar yang jauh dari siraman petunjuk al-Qur’an, apatah lagi pengenalan terhadap keagungan nama-nama dan sifat-Nya. Maka semakin jauhlah sosok seorang hamba yang lemah itu dari lingkaran hidayah Rabbnya. Sholat terasa hampa, berdzikir tinggal gerakan lidah tanpa makna, dan al-Qur’an pun teronggok berdebu tak tersentuh tangannya. Wahai saudaraku… apakah yang kau cari dalam hidup ini? Kalau engkau mencari kebahagiaan, maka ingatlah bahwa kebahagiaan yang sejati tidak akan pernah didapatkan kecuali bersama-Nya dan dengan senantiasa mengingat-Nya.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Akan tetapi ternyata kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, sementara akherat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. al-A’la: 16-17). Allah juga berfirman mengenai seruan seorang rasul yang sangat menghendaki kebaikan bagi kaumnya (yang artinya), “Wahai kaumku, ikutilah aku niscaya akan kutunjukkan kepada kalian jalan petunjuk. Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (yang semu), dan sesungguhnya akherat itulah tempat menetap yang sebenarnya.” (QS. Ghafir: 38-39) (lihat ad-Daa’ wa ad-Dawaa’, hal. 260)
Apabila engkau menangis karena ludesnya hartamu, atau karena hilangnya jabatanmu, atau karena orang yang pergi meninggalkanmu, maka sekaranglah saatnya engkau menangisi rusaknya hatimu...
Jumat, 24 September 2010
Sabtu, 07 Agustus 2010
Alhamdulillah ya Allah.......
Setahun....ya...
setahun....aku berharap dan tak berhenti berharap......
, kadang harapan pudar ketika semangatku mengendur.....
tapi aku tetp berjuang untk tetap berjuang tanpa mengabaikan apa yang telah kuraih....
waktu itu memang aku berada di pilihan kedua ku,,,,,tapnpa berhenti berharap... alu tetap berjuang di pilihan itu.....nilai perjuanganku pun terbayarkan....aku mendapatkan beasiswa preatasi itu.....
Bnyak dari teman teman ku bertanya.....kenapa kamu begitu bersemangat????ini kan pilihan kedua kamu.....
aku berkata saja......"bagaimanapun ini pilihan ku juga..., kalau aku masih menginginkan lebih dari ini.... sepatutnya lah aku bisa beruasaha dengan usaha terbaik ku disini.....bayangkan, AKU INGIN YANG LEBIH TINGGI, TAPI YANG LEBIH RENDAH SAJA AKU TIDAK BISA....KAN NGGAK LUCU"
yaaa.................
dan teryata perjuangan ku berbuah manis......dengan setahun pengalaman........................
Aku lulus di pilihan pertama ku setahun kemudian yaitu sekarang...............
dengan begitu banyak cobaan yang kurasakan beberapa hari sebelumnya............
itu menjadi cerita....yang tak kan kulupakan....
tapi blogger...mungkin bukan sekarang aku bercerita....aku harus siap22, besok aku akan kepadang lagi...........
Ya Allah.............mudahkanlah aku dalam meraih cita cita ini ya Allah...
setahun....aku berharap dan tak berhenti berharap......
, kadang harapan pudar ketika semangatku mengendur.....
tapi aku tetp berjuang untk tetap berjuang tanpa mengabaikan apa yang telah kuraih....
waktu itu memang aku berada di pilihan kedua ku,,,,,tapnpa berhenti berharap... alu tetap berjuang di pilihan itu.....nilai perjuanganku pun terbayarkan....aku mendapatkan beasiswa preatasi itu.....
Bnyak dari teman teman ku bertanya.....kenapa kamu begitu bersemangat????ini kan pilihan kedua kamu.....
aku berkata saja......"bagaimanapun ini pilihan ku juga..., kalau aku masih menginginkan lebih dari ini.... sepatutnya lah aku bisa beruasaha dengan usaha terbaik ku disini.....bayangkan, AKU INGIN YANG LEBIH TINGGI, TAPI YANG LEBIH RENDAH SAJA AKU TIDAK BISA....KAN NGGAK LUCU"
yaaa.................
dan teryata perjuangan ku berbuah manis......dengan setahun pengalaman........................
Aku lulus di pilihan pertama ku setahun kemudian yaitu sekarang...............
dengan begitu banyak cobaan yang kurasakan beberapa hari sebelumnya............
itu menjadi cerita....yang tak kan kulupakan....
tapi blogger...mungkin bukan sekarang aku bercerita....aku harus siap22, besok aku akan kepadang lagi...........
Ya Allah.............mudahkanlah aku dalam meraih cita cita ini ya Allah...
Kamis, 29 April 2010
Minggu, 14 Maret 2010
Minggu, 30/03/2008 00:36 WIB
Jam Bumi, Perang Lawan Pemanasan Global
Nurvita Indarini - detikNews

Sydney - Sydney yang biasanya terang pada saat malam menjelang tiba-tiba menjadi suram. Sebab di kota itu dan di beberapa kota lain di dunia, lampunya akan dipadamkan sebagai perang melawan pemanasan global.
Sydney adalah kota metropolis pertama yang menandai Sabtu 29 Maret 2008 sebagai 'Jam Bumi'. Yakni jam khusus untuk bumi selama 60 menit. Saat itulah, listrik dipadamkan sejak pukul 20.00 waktu setempat.
Sejumlah kota di Asia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti Bangkok dan manila. Sedangkan di tempat lainnya, yakni Tel Aviv melakukan kegiatan itu pada 27 Maret karena alasan keagamaan.
'Jam Bumi" digagas oleh Andy Ridley. Dia mengatakan, 30 juta orang harus berpartisipasi pada tahun ini. Pada tahun lalu kegiatan ini telah diupayakan untuk disebarluaskan oleh WWF di Sydney.
"Mimpi kita adalah bagaimana agar sesuatu ini bisa dimengerti oleh banyak orang sehingga bisa dilakukan," kata dia kepada AFP, Sabtu (29/3/2008).
'Jam Bumi' mendorong pemerintah, perusahaan, dan pemilik rumah untuk secara suka rela mematikan lampu. Kegiatan ini berlangsung selama satu jam untuk mengilustrasikan, dengan bekerja sama, orang-orang dapat membuat perbedaan. Karena dengan menggunakan energi yang minimal maka emisi gas rumah kaca yang terbentuk juga tidak akan banyak.
Sydney merupakan kota yang memiliki ikon Opera House dan dekat dengan Jembatan Pelabuhan kerap bermandikan cahaya. Terkait 'Jam Bumi' makan malam di restoran pun dilakukan di bawah penerangan lilin. Sedangkan lampu-lampu di pabrik maupun gedung perkantoran dikurangi cahayanya.
Kepala Eksekutif 'Jam Bumi' Australia Greg Bourne menjelaskan, 370 kota, juga pemerintah lokal di 35 negara turut ambil bagian. Dia berharap, puluhan juta orang dapat berpartisipasi pada 2008 ini. "Saya berharap 100 juta orang," cetusnya.
Dia mengatakan 'Jam Bumi' membawa pesan akan harapan dan optimisme. Di mana warga dunia mempersiapkan diri untuk melakukan sesuatu demi mengalahkan perubahan iklim.
Pada pukul 20 waktu setempat, Jembatan Pelabuhan Sydney dan Opera House dikurangi cahayanya dengan mematikan sejumlah lampu. Hanya lampu keamanan saja yang dibiarkan menyala. Di tempat lain yang menjadi pusat bisnis, lampu kantor juga dimatikan.
26 Kota di seluruh dunia telah sepakat untuk mematikan lampu pada Sabtu malam, termasuk Chicago dan Atalanta di AS, serta Dublin di Irlandia. Namun ratusan kota kecil dan pemerintah lokal juga diharapkan ikut serta.
Di Bangkok, lampu-lampu yang biasanya membuai ibukota Thailand itu akan dipadamkan. Termasuk pula Kuil Dawn yang berada di pinggir sungai dan Jembatan Rama 8 Kabel yang membelah sungai Chao Phraya.
Sopir taksi di Bangkok, Sawaeng Tankam (50) mengatakan, pemerintah seharusnya memperluas kampanye itu. "Mengapa kita harus mematikan lampu hanya di sebagaian kecil tempat? Itu nggak cukup untuk menghemat energi. mereka seharusnya melakukan ini di setiap daerah, atau lebih bagusnya lagi di semua provinsi," kritiknya.
Namun kegiatan ini ditentang beberapa orang lainnya. "Saya tidak suka ini. Ini tidak akan membantu apapun. Semuanya akan jadi gelap," kata seorang wiraswasta Supoj Jaidee (30).
Jam Bumi, Perang Lawan Pemanasan Global
Nurvita Indarini - detikNews

Sydney adalah kota metropolis pertama yang menandai Sabtu 29 Maret 2008 sebagai 'Jam Bumi'. Yakni jam khusus untuk bumi selama 60 menit. Saat itulah, listrik dipadamkan sejak pukul 20.00 waktu setempat.
Sejumlah kota di Asia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti Bangkok dan manila. Sedangkan di tempat lainnya, yakni Tel Aviv melakukan kegiatan itu pada 27 Maret karena alasan keagamaan.
'Jam Bumi" digagas oleh Andy Ridley. Dia mengatakan, 30 juta orang harus berpartisipasi pada tahun ini. Pada tahun lalu kegiatan ini telah diupayakan untuk disebarluaskan oleh WWF di Sydney.
"Mimpi kita adalah bagaimana agar sesuatu ini bisa dimengerti oleh banyak orang sehingga bisa dilakukan," kata dia kepada AFP, Sabtu (29/3/2008).
'Jam Bumi' mendorong pemerintah, perusahaan, dan pemilik rumah untuk secara suka rela mematikan lampu. Kegiatan ini berlangsung selama satu jam untuk mengilustrasikan, dengan bekerja sama, orang-orang dapat membuat perbedaan. Karena dengan menggunakan energi yang minimal maka emisi gas rumah kaca yang terbentuk juga tidak akan banyak.
Sydney merupakan kota yang memiliki ikon Opera House dan dekat dengan Jembatan Pelabuhan kerap bermandikan cahaya. Terkait 'Jam Bumi' makan malam di restoran pun dilakukan di bawah penerangan lilin. Sedangkan lampu-lampu di pabrik maupun gedung perkantoran dikurangi cahayanya.
Kepala Eksekutif 'Jam Bumi' Australia Greg Bourne menjelaskan, 370 kota, juga pemerintah lokal di 35 negara turut ambil bagian. Dia berharap, puluhan juta orang dapat berpartisipasi pada 2008 ini. "Saya berharap 100 juta orang," cetusnya.
Dia mengatakan 'Jam Bumi' membawa pesan akan harapan dan optimisme. Di mana warga dunia mempersiapkan diri untuk melakukan sesuatu demi mengalahkan perubahan iklim.
Pada pukul 20 waktu setempat, Jembatan Pelabuhan Sydney dan Opera House dikurangi cahayanya dengan mematikan sejumlah lampu. Hanya lampu keamanan saja yang dibiarkan menyala. Di tempat lain yang menjadi pusat bisnis, lampu kantor juga dimatikan.
26 Kota di seluruh dunia telah sepakat untuk mematikan lampu pada Sabtu malam, termasuk Chicago dan Atalanta di AS, serta Dublin di Irlandia. Namun ratusan kota kecil dan pemerintah lokal juga diharapkan ikut serta.
Di Bangkok, lampu-lampu yang biasanya membuai ibukota Thailand itu akan dipadamkan. Termasuk pula Kuil Dawn yang berada di pinggir sungai dan Jembatan Rama 8 Kabel yang membelah sungai Chao Phraya.
Sopir taksi di Bangkok, Sawaeng Tankam (50) mengatakan, pemerintah seharusnya memperluas kampanye itu. "Mengapa kita harus mematikan lampu hanya di sebagaian kecil tempat? Itu nggak cukup untuk menghemat energi. mereka seharusnya melakukan ini di setiap daerah, atau lebih bagusnya lagi di semua provinsi," kritiknya.
Namun kegiatan ini ditentang beberapa orang lainnya. "Saya tidak suka ini. Ini tidak akan membantu apapun. Semuanya akan jadi gelap," kata seorang wiraswasta Supoj Jaidee (30).
Kamis, 18 Februari 2010
HAppy Birthday To me
Assalamu'alikum wr wb....
Gak nyangka diriku udah 18 tahun di tanggal 18 ini.... he he
Kakak Q Ukhti YORA adalah orang yang begadang menunggu ulang tahunku.........
ANA UHIBBUKI FILLAH
ya.... Memang pertambahan usia biasa di lengkapi dengan wish Semoga panjang umur.........
Doa boleh berdo'a....
Tapi jangan sampai lupa bahwa makhluk yang bernyawa sudah ALLAH tetapkan berapa panjang umurnya... yang itu MUTLAK gak dapat diganggu gugat... gak bisa "diperpanjang dan di perpendek sedetik pun"
Yapz... cukup jadi renungan aj....tapi yang pasti Setiap hari adalah waktu untuk berbenah diri...... hanya saja di ingatkan dengan momen momen tertentu seperti ULANG TAHUN.........
Dan lucunya.............
Ulang tahun selalu jadi sarana NGERJAIN yang lagi ULTAH....... AH HA HA HA
Seperti diriku tadi.... YANG SUKSES BANGET di kerjain ama FITRI (biang kerok) GIA (biang kerok 2) sukses bikin aku malu selama kuliah PAK Fery gara gara harus nengahin 2 anak manusia.....
SEMENTARA Ayi , Weri, Dina Pura pura ikut prihatin dengan keadaan ku yang harus jadi HAkim Pertengkaran 2 biang kerok yang ujung ujungnya malah aku yang di marahin......
Si Febri satu lagi... Beliau yang nggak tahu skenarionya ikut men "RAMAI" suasana hingga akupun melelehkan air mata
AWAS YA kalian ntar ulang tahun ku kerjain juga
WA HAHAHA........
Tapi tetep aja.... ntarnya jadi seneng.............................................................................................................................................................................
Ya ALLAH RIDHOILAH setiap langkahku..........
Gak nyangka diriku udah 18 tahun di tanggal 18 ini.... he he
Kakak Q Ukhti YORA adalah orang yang begadang menunggu ulang tahunku.........
ANA UHIBBUKI FILLAH
ya.... Memang pertambahan usia biasa di lengkapi dengan wish Semoga panjang umur.........
Doa boleh berdo'a....
Tapi jangan sampai lupa bahwa makhluk yang bernyawa sudah ALLAH tetapkan berapa panjang umurnya... yang itu MUTLAK gak dapat diganggu gugat... gak bisa "diperpanjang dan di perpendek sedetik pun"
Yapz... cukup jadi renungan aj....tapi yang pasti Setiap hari adalah waktu untuk berbenah diri...... hanya saja di ingatkan dengan momen momen tertentu seperti ULANG TAHUN.........
Dan lucunya.............
Ulang tahun selalu jadi sarana NGERJAIN yang lagi ULTAH....... AH HA HA HA
Seperti diriku tadi.... YANG SUKSES BANGET di kerjain ama FITRI (biang kerok) GIA (biang kerok 2) sukses bikin aku malu selama kuliah PAK Fery gara gara harus nengahin 2 anak manusia.....
SEMENTARA Ayi , Weri, Dina Pura pura ikut prihatin dengan keadaan ku yang harus jadi HAkim Pertengkaran 2 biang kerok yang ujung ujungnya malah aku yang di marahin......
Si Febri satu lagi... Beliau yang nggak tahu skenarionya ikut men "RAMAI" suasana hingga akupun melelehkan air mata
AWAS YA kalian ntar ulang tahun ku kerjain juga
WA HAHAHA........
Tapi tetep aja.... ntarnya jadi seneng.............................................................................................................................................................................
Ya ALLAH RIDHOILAH setiap langkahku..........
Senin, 08 Februari 2010
13 Pesan Lukmanul Hakim
Dikutip dari Panji Istiqamah
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepada anaknya : “Hai anakku.. janganlah kamu mempersekutukan ALLAH, sesungguhnya mempersekutukan ALLAH adalah benar-benar kedzaliman yang besar..” (QS. Luqman 13)
Wahai anakku.. Sesungguhnya laut ini dalam, banyak sudah manusia yang tenggelam, maka jadikanlah TAQWA sebagai bahteramu, IMAN sebagai kemudinya, dan TAWAKAL sebagai layarnya.. Semoga kamu selamat..
Wahai anakku.. jangan cemarkan wajahmu dengan meminta-minta, jangan lampiaskan marahmu dengan keburukan yang mencoreng nama baikmu, dan ketahuilah batas kemampuanmu, niscaya hidupmu bermanfaat..
Wahai anakku.. orang yg merasa dirinya hina dan rendah diri dlm beribadah dan taat kepada ALLAH, maka dia itu orang yg thawadu.. lebih dekat kepada ALLAH dan selalu berusaha mengindari maksiat..
Wahai anakku.. seandainya ibu bapakmu marah kepadamu karena kesalahan yang kamu lakukan, maka marahnya ibu bapakmu itu adalah bagaikan pupuk untuk tanaman yang menyuburkan dan membawa kebaikan..
Wahai anakku ketahuilah.. memindahkan batu besar dari tempatnya itu lebih mudah daripada mengajar orang yang tidak mau menerima pelajaran..
Wahai anakku.. apabila engkau dihadapkan pada dua pilihan, antara menziarahi orang mati atau datang ke pesta pekawinan, maka pilihlah untuk menziarahi orang mati, karena ia akan mengingatkanmu pada akhirat, sedangkan datang ke tempat orang kawin hanya mengingatkanmu pada kesenangan duniawi..
Wahai anakku.. janganlah kamu telan saja karena manisnya suatu makanan dan jangan kamu muntahkan karena rasa pahit.. karena manis belum tentu menjadikan sehat dan pahit belum tentu mendatangkan kesengsaraan..
Wahai anakku.. bukan suatu kebaikan namanya bila kamu selalu mencari ilmu tapi kamu tidak pernah mengamalkanya.. karena ia sama seperti orang yang mencari kayu bakar, yang setelah banyak dia tak mampu memikulnya.. padahal dia masih mau menambahnya..
Wahai anakku.. bila kamu mau mencari kawan sejati, maka ujilah lebih dulu dengan pura-pura membuat dia marah. Dan bila pada saat dia marah itu, dia masih berusaha menginsafkanmu.. maka bolehlah engkau ambil dia sebagai kawan.. jika tidak demikian, maka berhati-hatilahlah..
Wahai anakku.. bila kamu berteman, tempatkanlah dirimu sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu darinya. Biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu..
Wahai anakku.. bergaulah dengan orang yang alim dan berilmu.. perhatikan kata-kata nasehatnya, karena sesungguhnya hati akan menjadi sejuk mendengar nasehatnya dan hiduplah hati ini dengan cahaya hikmah dari mutiara kata-katanya, bagaikan tanah yg subur lalu disirami air hujan..
Wahai anakku.. ambillah harta dunia seperlunya saja.. dan nafkahkan selebihnya untuk bekalan akhiratmu.. jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang sampah semuanya, karena engkau nanti akan menjadi pengemis yang membebani orang lain. Sebaliknya.. janganlah engkau peluk dunia ini dan meneguk habis airnya karena sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu hanyalah tanah belaka..
Wahai anakku.. aku mewasiatkan kepadamu tentang delapan perkara.. Jagalah hatimu dalam shalat, jagalah pandanganmu ketika berada di rumah orang, lidahmu dalam majelis, jagalah perutmu dari keserakahan. Juga ingat dua hal dan lupakan dua hal.. Ingatlah ALLAH dan kematian, serta lupakanlah kebaikanmu pada orang lain dan kesalahan mereka kepadamu..
Subhanallah...
“Yaa ALLAH karuniakanlah kepada kami kemampuan untuk menerima setiap ilmu dan petunjuk dari-Mu, yaa Rabb.. mudahkanlah hati kami mendapatkan hikmah dan hidayah yang datang dari orang-orang shalih sebelum kami.. dan golongkan kami kedaam hamba-hamba yang senantiasa memperbaiki diri..”
Amin yaa Rabbala’lamin
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepada anaknya : “Hai anakku.. janganlah kamu mempersekutukan ALLAH, sesungguhnya mempersekutukan ALLAH adalah benar-benar kedzaliman yang besar..” (QS. Luqman 13)
Wahai anakku.. Sesungguhnya laut ini dalam, banyak sudah manusia yang tenggelam, maka jadikanlah TAQWA sebagai bahteramu, IMAN sebagai kemudinya, dan TAWAKAL sebagai layarnya.. Semoga kamu selamat..
Wahai anakku.. jangan cemarkan wajahmu dengan meminta-minta, jangan lampiaskan marahmu dengan keburukan yang mencoreng nama baikmu, dan ketahuilah batas kemampuanmu, niscaya hidupmu bermanfaat..
Wahai anakku.. orang yg merasa dirinya hina dan rendah diri dlm beribadah dan taat kepada ALLAH, maka dia itu orang yg thawadu.. lebih dekat kepada ALLAH dan selalu berusaha mengindari maksiat..
Wahai anakku.. seandainya ibu bapakmu marah kepadamu karena kesalahan yang kamu lakukan, maka marahnya ibu bapakmu itu adalah bagaikan pupuk untuk tanaman yang menyuburkan dan membawa kebaikan..
Wahai anakku ketahuilah.. memindahkan batu besar dari tempatnya itu lebih mudah daripada mengajar orang yang tidak mau menerima pelajaran..
Wahai anakku.. apabila engkau dihadapkan pada dua pilihan, antara menziarahi orang mati atau datang ke pesta pekawinan, maka pilihlah untuk menziarahi orang mati, karena ia akan mengingatkanmu pada akhirat, sedangkan datang ke tempat orang kawin hanya mengingatkanmu pada kesenangan duniawi..
Wahai anakku.. janganlah kamu telan saja karena manisnya suatu makanan dan jangan kamu muntahkan karena rasa pahit.. karena manis belum tentu menjadikan sehat dan pahit belum tentu mendatangkan kesengsaraan..
Wahai anakku.. bukan suatu kebaikan namanya bila kamu selalu mencari ilmu tapi kamu tidak pernah mengamalkanya.. karena ia sama seperti orang yang mencari kayu bakar, yang setelah banyak dia tak mampu memikulnya.. padahal dia masih mau menambahnya..
Wahai anakku.. bila kamu mau mencari kawan sejati, maka ujilah lebih dulu dengan pura-pura membuat dia marah. Dan bila pada saat dia marah itu, dia masih berusaha menginsafkanmu.. maka bolehlah engkau ambil dia sebagai kawan.. jika tidak demikian, maka berhati-hatilahlah..
Wahai anakku.. bila kamu berteman, tempatkanlah dirimu sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu darinya. Biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu..
Wahai anakku.. bergaulah dengan orang yang alim dan berilmu.. perhatikan kata-kata nasehatnya, karena sesungguhnya hati akan menjadi sejuk mendengar nasehatnya dan hiduplah hati ini dengan cahaya hikmah dari mutiara kata-katanya, bagaikan tanah yg subur lalu disirami air hujan..
Wahai anakku.. ambillah harta dunia seperlunya saja.. dan nafkahkan selebihnya untuk bekalan akhiratmu.. jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang sampah semuanya, karena engkau nanti akan menjadi pengemis yang membebani orang lain. Sebaliknya.. janganlah engkau peluk dunia ini dan meneguk habis airnya karena sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu hanyalah tanah belaka..
Wahai anakku.. aku mewasiatkan kepadamu tentang delapan perkara.. Jagalah hatimu dalam shalat, jagalah pandanganmu ketika berada di rumah orang, lidahmu dalam majelis, jagalah perutmu dari keserakahan. Juga ingat dua hal dan lupakan dua hal.. Ingatlah ALLAH dan kematian, serta lupakanlah kebaikanmu pada orang lain dan kesalahan mereka kepadamu..
Subhanallah...
“Yaa ALLAH karuniakanlah kepada kami kemampuan untuk menerima setiap ilmu dan petunjuk dari-Mu, yaa Rabb.. mudahkanlah hati kami mendapatkan hikmah dan hidayah yang datang dari orang-orang shalih sebelum kami.. dan golongkan kami kedaam hamba-hamba yang senantiasa memperbaiki diri..”
Amin yaa Rabbala’lamin
Jumat, 29 Januari 2010
Dikutip dari: ‘resty’ Asri Kiswandari, 20 Desember jam 9:24
oleh bg Widodo Saputra
Assalamualaikum Warahmatullah
Sekarang kudu ekstra hati2 di jalan.
Soalnya sekarang ada modus baru pemerkosaan terhadap wanita.
Yang terjadi seperti ini, seorang wanita (akhwat) melihat ada seorang anak kecil dijalanan sedang menangis. Merasa kasihan, ia menanyakan apa yg terjadi pada anak tersebut.
Si akhwat : (Menghampiri si anak kecil & sambil membungkuk bertanya) “
Si Anak Kecil : (Sambil nangis) “Aku tersesat, bisa anter aku pulang gak?” (Lalu anak kecil itu memberikan selembar kertas yg berisikan alamat rumahnya).
Karena akhwat itu termasuk orang yg baik hati dan tidak menaruh curiga apa2, ia membawa anak tersebut ke alamat yg tertera. Ketika tiba di rumah anak kecil itu, ia menekan bel, tiba2 ia kaget karena bel tersebut bertegangan tinggi dan lalu pingsan. Ketika ia terbangun pada hari berikutnya, ia mendapati dirinya dalam keadaan telanjang dalam sebuah rumah kosong. Ia tidak pernah melihat wajah penyerangnya.
Itulah sebabnya sekarang ini penindak kriminal mencari sasaran pada akhwat2 yg cepat empati & tdk hati-hati.
Jadi, jika terjadi masalah seperti ini :
JANGAN PERNAH MEMBAWA ANAK KECIL TERSEBUT KE TEMPAT YG DIMINTA. JIKA MASIH TERUS DIDESAK, BAWALAH ANAK TERSEBUT KE KANTOR POLISI TERDEKAT. ATAU MINTA TOLONG PADA IKHWAN.
Tolong ingatkan kepada teman2 kalian semua terutama yg akhwat, istri, adik perempuan. HARAP EKSTRA BER-HATI2.
Tolong, informasikan kedua hal di atas kepada setiap Perempuan yang anda kenal! karena MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA SUDAH KEJADIAN !!
Langganan:
Postingan (Atom)
